"Baru mau dibuka, karena menurut anggota saya sedang dilengkapi rambu-rambunya," ujar Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Palim Pagarra kepada detikcom, Sabtu (29/7/2017).
Halim menjelaskan, penutupan Simpang Susun Semanggi berdasarkan hasil evaluasi pada saat soft launching pada Jumat (28/7). Penutupan dilakukan karena tidak adanya rambu lalu lintas.
"Semalam saya sarankan lengkapi (rambu lalu lintas) dulu, baru dibuka. Dan tadi anak buah saya di lapangan bilang ada koordinasi dengan Dinas Perhubungan, sudah dilengkapi," paparnya.
Halim mengatakan sementara ini Simpang Susun Semanggi belum efektif. Meski begitu pihaknya telah menurunkan anggotanya untuk berjaga.
"Ya sudah bisa digunakan jam 17.00 tadi, tetapi hanya untuk kendaraan khusus dan sesuai ketentuan. Efektif operasi nanti setelah diresmikan," pungkasnya. (edo/jor)











































