Usai Dibuka Menteri, Pengantre Kereta Api Travel Fair Desak-desakan

Usai Dibuka Menteri, Pengantre Kereta Api Travel Fair Desak-desakan

Denita Matondang - detikNews
Sabtu, 29 Jul 2017 12:27 WIB
Usai Dibuka Menteri, Pengantre Kereta Api Travel Fair Desak-desakan
Penumpang berdesak-desakan di Kereta Api Travel Fair. (Denita Matondang/detikcom)
Jakarta - Acara Kereta Api Travel Fair 2017, yang diselenggarakan oleh PT KAI di JCC Senayan, hari ini diwarnai insiden tak mengenakkan. Antrean calon pembeli tiket sempat kacau. Seperti apa ceritanya?

Mulanya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membuka acara Kereta Api Travel Fair 2017 di JCC, Sabtu (29/7/2017). Dalam acara ini, hadir pula Menteri BUMN Rini Soemarno, Dirut KAI Edi Sukmoro, dan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti.

Seusai pembukaan, Budi dan Rini menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan di KAI Travel Fair. Mereka lantas membeli tiket kereta api. Rini memesan tiket tujuan Bandung.
Usai Dibuka Menteri, Pengantre Kereta Api Travel Fair Desak-desakanPenumpang berdesak-desakan di Kereta Api Travel Fair. (Denita Matondang/detikcom)

"Saya mau ke Bandung. Tanggal 7 Agustus dari Gambir, PP (pergi-pulang). Untuk pulang, ambil yang paling malam ya," ujar Rini kepada petugas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari Stasiun Gambir berangkat 07.45 WIB, Ibu, dan dari Bandung tiba pukul 22.56, Bu," ujar petugas.

Setelah itu, Kereta Api Travel Fair dibuka untuk umum sekitar pukul 09.30 WIB. Masyarakat yang sudah antre dari Subuh pun tampak tidak sabar mendapatkan tiket. Mereka lantas mencoba memaksa masuk dan tak mempedulikan antrean.

Petugas di lokasi kewalahan. Mereka bahkan terdorong ke belakang lantaran desakan dari penumpang yang tak sabar. Sebagian penumpang pun dapat masuk ke tempat acara yang bertempat di Hall B JCC Senayan itu.

"Kami gimana nih, udah dari jauh ke sini kalau nggak dapat gimana," kata salah satu pengunjung.

Petugas pun dengan semampunya melayani calon pembeli tiket. Salah satu pihak penjual tiket online mencoba mencari solusi dengan membuka pendaftaran pembelian tiket secara online.

"Kami nggak bisa daftar, seat udah penuh untuk Oktober, gimana dong," ujar calon pembeli lainnya.

"Dicek lagi dulu saja. Kapasitasnya kami sediakan 600 ribu kursi untuk dua hari," kata seorang petugas.

Saat ini calon pembeli tiket masih antre untuk mendapatkan tiket. Mereka masih mencoba masuk ke tempat penjualan tiket. Dalam acara ini, tiket kereta eksekutif dapat dibeli hingga setengah harga. Masyarakat pun berbondong-bondong datang, bahkan sejak subuh. Mereka rela datang pagi dan antre panjang demi mendapatkan tiket murah. (gbr/tor)


Berita Terkait