TPF Munir Kian Yakin BIN Terlibat Pembunuhan

TPF Munir Kian Yakin BIN Terlibat Pembunuhan

- detikNews
Senin, 09 Mei 2005 19:21 WIB
Jakarta - Keterlibatan Badan Intelijen Negara (BIN) dalam kematian Munir kian jelas. Hal ini terjadi setelah Tim Pencari Fakta (TPF) Munir pimpinan Brigjen Marsudi Hanafi memeriksa eks Sekretaris Utama BIN Nurhadi Jazuli."Keyakinan kami tentang keterlibatan aparat BIN atau mantan aparat BIN tidak berkurang sama sekali," kata Sekretaris TPF Usman Hamid saat 'dipaksa' menggelar jumpa pers oleh wartawan di Kantor Komnas Perempuan, Jl Latuharhari, Jakarta Pusat, Senin (9/5/2005). Komnas Perempuan satu kompleks dengan Komnas HAM.Sayangnya, Usman menolak menjelaskan apa materi pertemuan TPF dengan Nurhadi Jazuli. Bahkan lokasi pemeriksaan pun Usman enggan buka mulut. Hal ini sesuai dengan kesepakatan antara BIN dan TPF sebelumnya. Yang jelas, Nurhadi dicecar 15 pertanyaan."Ini pertemuan awal. Jadi suatu pintu masuk saja untuk menelusuri atau mendapatkan fakta-fakta lebih lengkap tentang dugaan yang telah lama dimiliki TPF berkenaan dengan adanya indikasi keterlibatan anggota atau mantan anggota BIN," urai Usman.Apakah TPF menanyakan surat izin kepemilikan senjata api dan keanggotaan Pollycarpus di BIN? Lagi-lagi Usman menolak menjawabnya."Saya kira apa yang menjadi lingkup kewenangan tanggung jawab sekretaris utama tentu penting ditelusuri oleh TPF. Bukan saja lingkup kewenangan Pak Nurhadi sebagai sekretaris utama, tapi juga jabatan lain yang pernah dipegang oleh Pak Nurhadi," jawab Usman.Pria muda usia ini memaparkan, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan TPF adalah pertanyaan yang sangat netral, yang seharusnya dijawab sangat lengkap oleh Nurhadi. Namun Usman mengaku tidak puas. Untuk itu Usman memastikan akan ada pertemuan selanjutnya dengan Nurhadi."Saya kira kalau puas, tentu tidak ada pertemuan selanjutnya. Target mininum dari TPF masih belum cukup," tandas Koordinator Kontras, kursi yang pernah diduduki Munir, ini.Lulusan Universitas Trisakti itu menambahkan, dari keterangan Nurhadi ada beberapa keterangan yang dinilai cukup penting dan perlu didalami pada pertemuan berikutnya. "Pengungkapan kasus Munir tidak cukup berhenti pada lingkup Garuda saja," alasannya.Pekan ini TPF akan memanggil personel BIN lagi. Pekan berikutnya Nurhadi kembali diperiksa. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads