DetikNews
Jumat 28 Juli 2017, 16:49 WIB

KRL Jakarta-Cikarang Beroperasi September, Ini Kondisi Stasiunnya

Bisma Alief Laksana - detikNews
KRL Jakarta-Cikarang Beroperasi September, Ini Kondisi Stasiunnya Uji coba Commuter Line Kota-Cikarang. (Bisma/detikcom)
Cikarang - Stasiun Cikarang diperluas dan diperindah agar siap digunakan menjadi stasiun akhir dari KRL relasi Jakarta Kota-Cikarang. Saat ini pembangunan terus dikebut agar siap digunakan pada September 2017.

Dari pantauan di Stasiun Cikarang, terlihat beberapa pekerja terus berbenah merapikan beberapa bangunan stasiun yang berdiri di atas tanah seluas 3 hektare itu. Beberapa rancangan atap dan gedung untuk para penumpang sudah berdiri, namun tiang-tiang penyangga masih terpasang.

Stasiun Cikarang dibangun di atas lahan 3 hektare.Stasiun Cikarang dibangun di atas lahan 3 hektare. Uji coba Commuter Line Kota-Cikarang. (Bisma/detikcom)


Di depan gedung tinggi yang nantinya akan menjadi tempat boarding penumpang sebelum memasuki peron, sudah terpampang tulisan 'Stasiun Cikarang' berwarna merah. Tampak juga beberapa pekerja yang masih mengecat pilar dan rangka peron.

Beberapa rel juga terlihat belum selesai sepenuhnya tersambung. Masih ada tumpukan bantalan penyangga rel dan potongan-potongan rel yang belum terpasang. Rencananya, Stasiun Cikarang akan memiliki 7 jalur untuk pemberhentian kereta. Sebab, Stasiun Cikarang akan dilewati KRL, KA lokal dari Purwakarta, dan KA jarak jauh.

Atap dan gedung sudah berdiri.Atap dan gedung sudah berdiri. Uji coba Commuter Line Kota-Cikarang. (Bisma/detikcom)

Direktur Prasarana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri mengatakan pembangunan Stasiun Cikarang direncanakan rampung total pada 2019. Namun pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan agar pengoperasian KRL Jakarta Kota-Cikarang tetap bisa dilakukan meski bangunan Stasiun Cikarang belum rampung seluruhnya.

"Yang paling cepat akan dilakukan adalah memasang peron temporer untuk naik-turun penumpang. Karena ini kan baru full selesai tahun 2019," kata Zulfikri di Stasiun Cikarang, Jawa Barat, Jumat (28/7).

Peron temporer bukanlah hal baru. Stasiun Manggarai saat ini juga menggunakan peron serupa di beberapa bagian stasiun. Hal tersebut dilakukan karena kondisi stasiun yang saat ini masih ada pembangunan double-double track (DDT).

Lebih lanjut, Zulfikri menjelaskan, dirinya sudah berkoordinasi dengan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) untuk penyediaan loket tiket elektronik dan pintu masuk elektronik di Stasiun Cikarang. Hal tersebut agar Stasiun Cikarang bisa memenuhi standar soal penjualan tiket yang ditetapkan oleh PT KCJ.

"Pas operasi semua siap, termasuk gate dan ticketing. Fasilitas harus lengkap dulu baru kita bisa operasikan (Stasiun Cikarang)," ucap Zulfikri.

Zulfikri dan PT KCJ sudah menyiapkan skema alur untuk penumpang sementara sembari menunggu gedung stasiun selesai. "Penumpang KRL nanti naik ke atas, ke gedung yang baru. Yang sekarang sudah siap dipasang gate. Yang penumpang KA lokal bisa kita pisahkan. Kalau dari KA lokal mau pindah ke KRL sedang kita atur supaya bisa langsung," tuturnya.
(bis/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed