JK Raih Tanda Kehormatan dari Kampus Unismuh Makassar

JK Raih Tanda Kehormatan dari Kampus Unismuh Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jumat, 28 Jul 2017 15:10 WIB
JK Raih Tanda Kehormatan dari Kampus Unismuh Makassar
Foto: JK Dapat tanda kehormatan (Amang-detikcom)
Makassar - Wapres Jusuf Kalla mendapat Tanda Kehormatan Anugerah Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Pertama di kampus Unismuh Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Jumat (28/7/2017).

Menurut Rektor Unismuh Makassar Rahman Rahim saat membuka Rapat Senat Terbuka Luar Biasa di Balai Sidang Unismuh Makassar, pemberian penghargaan Tanda Kehormatan Anugerah Unismuh Pertama pada JK, didasarkan peran JK dalam memajukan lembaga-lembaga pendidikan Islam di Indonesia, khususnya bagi kampus Unismuh Makassar.

"Pak JK di era tahun 1970-an telah menjadi Dewan Penyantun kampus Unismuh, saat menjabat Wapres era Presiden SBY dan Presiden Jokowi berkunjung ke kampus dan memfasilitasi pembangunan Menara Iqra Kampus Unismuh yang berjumlah 18 lantai," ujar Rahman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara menurut Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Anwar Abbas, dengan mengatas-namakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan keluarga besar Muhammadiyah, menyampaikan rasa terima kasih pada JK atas perhatian, bantuan dan kontribusinya pada Muhammadiyah.

"Keluarga besar Muhammadiyah tidak bisa memberi sesuatu pada Pak JK, tapi hanya bisa berdoa pada Allah agar jasa Pak JK menjadi amal jariyah," ujar Anwar yang menjabat Ketua Bidang Ekonomi PP Muhammadiyah.

JK menyampaikan rasa terimakasih atas pemberian Tanda Kehormatan pada dirinya. Meski demikian, JK mengaku usaha yang telah dilakukannya membantu Kampus Unismuh telah menjadi kewajiban yang tidak harus mendapat penghargaan.

JK berharap kampus Unismuh Makassar menjadi Enterpreneur University, sesuai dengan sejarah pendirian pergerakan Muhammadiyah oleh para saudagar muslim, termasuk sejarah masuknya agama Islam ke Indonesia yang dibawa pedagang muslim dari Arab.

"Setiap usaha yang kita lakukan tidak harus dapat tanda penghargaan, karena saya itu kewajiban saya sebagai pengusaha, sebagai saudagar harus punya seribu akal, harus membantu demi kemajuan bangsa," ungkap JK. (mna/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads