Lokasi Pemeriksaan Nurhadi Jazuli Misterius

Lokasi Pemeriksaan Nurhadi Jazuli Misterius

- detikNews
Senin, 09 Mei 2005 17:32 WIB
Jakarta - Di mana Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Munir memeriksa Nurhadi Jazuli? Hingga kini masih gelap. Koordinator TPF sebelumnya menyatakan Dubes RI untuk Nigeria yang diduga terkait dengan pembunuhan Munir diperiksa di Komnas Perempuan. Namun ternyata baik Nurhadi maupun anggota TPF tak ada di sana.Belasan wartawan telah menyanggongi Komnas Perempuan, Jl. Latuharhari, Jakarta, sejak pukul 09.00 WIB, Senin (9/5/2005). Namun hingga pukul 13.00 WIB, tak ada kepastian Nurhadi akan diperiksa di tempat itu.Kemudian sekitar pukul 13.00 WIB, informasi menggembirakan disampaikan Koordinator TPF Brigjen Pol. Marsudi Hanafi. Marsudi mengatakan, Nurhadi akan diperiksa pukul 14.00 WIB di Komnas Perempuan. Marsudi memastikan pemeriksaan itu tidak akan gagal."Kemungkinan besar pertemuan ini tidak akan gagal, karena sudah ada niatan yang besar dari Nurhadi untuk memenuhi panggilan ini," ungkap Marsudi di Mabes Polri.Namun ternyata pernyataan Marsudi tak terbukti. Hingga berjam-jam kemudian jangankan Nurhadi, anggota TPF Munir pun tak satu pun yang datang. Sejumlah isu tentang lokasi pemeriksaan Nurhadi mulai berseliweran. Ada yang menyebut mantan Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara (BIN) itu diperiksa di kantor Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) di Jl. Salemba. Ada pula yang menyebut pemeriksaan berlangsung di Deplu.detikcom yang melacak kedua tempat itu terpaksa kecewa. Ternyata di dua lokasi itu sama sekali tak ada pemeriksaan. Sejumlah wartawan memang mendatangi PGI dan Deplu. Tapi nihil. Tak ada TPF ataupun Nurhadi di lokasi itu.Hingga pukul 17.30 WIB ini, lokasi pemeriksaan anggota BIN yang telah 3 kali menolak diperiksa itu tetap gelap. Anggota TPF tak ada yang mau memberikan keterangan. Marsudi Hanafi yang sebelumnya menyatakan pemeriksaan akan berlangsung di Komnas Perempuan, mematikan HP-nya. Begitu pun dengan anggota TPF Usman Hamid dan Asmara Nababan. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini