Bakamla Tangkap Kapal Tongkang Bermuatan Batubara Ilegal

M. Rizal - detikNews
Jumat, 28 Jul 2017 11:22 WIB
Kapal tongkang yang diamankan (Foto: Humas Bakamla)
Kapal tongkang yang diamankan (Foto: Humas Bakamla)
Jakarta - Bakamla mengamankan kapal tongkang dengan muatan 5.500 metrik ton (MT) di perairan Pelabuhan Pondong, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Muatan kapal tongkang itu diduga ilegal.

"Batubara tersebut rencananya akan dibawa ke Samarinda yang selanjutnya akan ditampung di kapal Mother Vessel (MV) Glovis Desire yang saat ini sedang lego jangkar di perairan Muara Berau," ucap Kepala UPH Bakamla Brigjen Frederik Kalalembang seperti disampaikan Kasubbag Humas Bakamla Kapten Marinir Mardiono dalam keterangannya, Jumat (28/7/2017).

Bakamla Tangkap Kapal Tongkang Bermuatan Batubara IlegalKapal tongkang yang diamankan (Foto: Humas Bakamla)


Frederik bersama Direktur Operasi Laut Bakamla Laksma TNI Rahmat Eko Rahardjo mengecek langsung kapal tersebut. Kapal tongkang itu diamankan Bakamla yang menggunakan KP Robin XII yang dikomandani Brigadir Satrio Utomo.

Frederik mengatakan kapal tongkang Tobby 221 itu ditarik tugboat Bloro 1. Saat dilakukan pemeriksaan, menurut Frederik, nakhoda kapal tidak bisa memperlihatkan dokumen aslinya.

"Diduga asal batubara tersebut tidak sesuai dengan yang tertera di salinan dokumen yang diperlihatkan, makanya kapal kita tangkap," ucap Frederik.

Bakamla Tangkap Kapal Tongkang Bermuatan Batubara IlegalFoto: Humas Bakamla


Dia juga mengatakan petugas saat ini sedang melakukan pengembangan dengan mencari tahu asal usul dokumen batu bara tersebut yang berasal dari Koperasi Pertambangan Mupakat Taka.

"Atas dugaan pelanggaran yang dilakukan, yaitu pasal 158 UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batu bara, kapal akan di-adhoc ke Dit Polairud Polda Kaltim," kata Frederik.


(dhn/dhn)