Menurut Hamdi, anaknya Marlia (29) dan Senen (21) sejak kecil tidak pernah diberi imunisasi seperti anak-anak pada umumnya. Hal ini karena ketidaktahuan keluarga tentang adanya program imunisasi, di mana saat itu mereka masih tinggal di kebun yang jauh dari pemukiman warga.
"Sejak usia 6 bulan anak saya sudah menderita penyakit ini (Lumpuh layu). Sempat juga dibawa ke rumah sakit tapi tidak sembuh," ujar ayah kandung keduanya saat dihubungi detikcom, Kamis (27/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Hamdi bersyukur karena anak bungsunya tidak menderita penyakit seperti ketiga kakaknya karena sempat ikut suntik imunisasi. Nantinya, apabila memiliki biaya dirinya beserta isteri akan membawa lagi keduanya berobat.
"Sekarang belum ada biaya, nanti kalau sudah ada baru dibawa lagi ke rumah sakit. Sekarang seperti inilah, bergerak aja susah," sambungnya.
Sementara itu, Kepala Desa Terusan Awal Alamsyah mengatakan, pihaknya saat ini sedang mengupayakan mencari bantuan untuk pengobatan kedua warganya yang menderita lumpuh layu dan terus akan melakukan pendampingan untuk memantau kesehatannya.
"Kemarin kami sudah mengajukan bantuan kepada instansi terkait untuk bantuan biaya pengobatan dan perawatan Marlina dan Senen. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini dapat terealisasi," ujarnya singkat. (rvk/rvk)











































