Dituduh Sebarkan Fitnah, Alwi Shihab Disuruh Minta Maaf

Dituduh Sebarkan Fitnah, Alwi Shihab Disuruh Minta Maaf

- detikNews
Senin, 09 Mei 2005 15:06 WIB
Makassar - Alwi Shihab, salah satu menteri di kabinet SBY-Kalla itu, disuruh meminta maaf. Kasusnya tidak terkait pemerintahan SBY, tapi terkait PKB (Partai Kebangkitan Bangsa). Alwi disuruh meminta maaf karena dituding menyebarkan fitnah. Ini sebagai buntut kehadiran Alwi Shihab yang masih mengaku sebagai ketua umum DPP PKB di Hotel Anggrek Delia, Makassar, Minggu (8/5/2005) kemarin. Saat itu, Alwi menggelar acara yang bertajuk 'Silaturahmi DPP PKB dengan DPC PKB Sulsel'. Nah, dalam acara itu, Alwi mengeluarkan pernyataan yang dianggap telah memfitnah mantan ketua DPW PKB Sulsel, Rahim Assegaf. "Kemarin, Alwi Shihab mengeluarkan statement yang memfitnah saya," kata Rahim kepada wartawan dalam konferensi pers di Excelco, Mall Ratu Indah, Makassar, Senin (9/5/2005). Apa statemen Alwi tersebut? Menurut Rahim, Alwi menuding bahwa dirinya turut memberikan suara kepada Kongres II PKB di Semarang beberapa waktu lalu. Pernyataan Alwi itu telah dikutip dan dipublikasikan media massa. "Apa yang terjadi di Muktamar Semarang penuh rekayasa dan manipulasi. Orang-orang yang harusnya tidak memilih juga ikut memilih di semarang. Mungkin Anda mengenal Rahim Assegaf, yang tidak lagi mempunyai hak dan mendapat mandat, tapi ikut memberikan suara," ujar Alwi saat itu. Atas pernyataan Alwi ini, Rahim pun tidak terima. "Itu fitnah. Waktu itu, saya diminta oleh kawan-kawan. Tapi demi pembelajaran politik, saya tidak menggunakan hak suara saya," ujar Rahim mengklarifikasi omongan Alwi. Rahim telah mengajukan surat kepada Alwi tentang hal ini. "Saya meminta Alwi minta maaf pada saya di media lokal maupun media nasional," ujar Rahim, yang kini ditunjuk sebagai anggota Dewan Syuro DPP PKB versi Muhaimin. Rahim memberi waktu dua hari bagi Alwi untuk menyikapi tuntutannya ini. "Dalam waktu 2x24 jam setelah surat kami diterima, Alwi Shihab harus minta maaf," ujar Sultani, pengacara Rahim. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads