Buntut Ricuh DPR, Agung Pasrahkan Nasibnya pada BK

Buntut Ricuh DPR, Agung Pasrahkan Nasibnya pada BK

- detikNews
Senin, 09 Mei 2005 14:25 WIB
Jakarta - Agung Laksono memasrahkan nasibnya pada Badan Kehormatan (BK) DPR. Kalau dianggap bersalah, Ketua DPR ini meminta agar dasarnya jelas."Saya serahkan salah dan tidak salahnya, tentu pada BK," kata Agung Laksono usai diperiksa BK di ruang BK yang terletak di lantai 1 Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/5/2005). Selain Agung, BK juga memanggil Wakil Ketua DPR Zaenal Ma'arif dan Muhaimin Iskandar. Namun baru Agung yang memenuhi panggilan BK.Dalam pemeriksaan BK, Agung melaporkan dan menjelaskan seluruh peristiwa yang terjadi dalam persidangan paripurna 16 Maret silam. Dia juga menjelaskan rapat-rapat lobi antarfraksi dan konsultasi DPR-Presiden menjelang diadakan rapat paripurna tentang kenaikan BBM.Agung juga menjelaskan suasana keributan dorong-mendorong di atas panggung dan pelemparan benda-benda yang diarahkan kepada pimpinan pada rapat paripuna 16 Maret. Tentu saja Agung menyesalkan insiden itu."Sebagai lembaga parlemen kita harus mampu mengendalikan emosi, tenang, dan arif," kata politisi Golkar ini.Anggota DPR, kata Agung, harus menyampaikan pendapat sesuai dengan aturan yang ada, tidak dengan anarki. Lembaga DPR adalah tempat berbicara, tempat menyampaikan pandangan, aspirasi, sikap, dan kritik serta dukungan, bukan tempat untuk membuat kericuhan, apalagi secara fisik. "Semua anggota yang terkait dengan kericuhan akan diperiksa," katanya.Apakah pemeriksaan BK terhadap Anda akan berlanjut? "Cukup hari ini. Tapi ya terserah pada BK," jawab Agung.Ditanya soal sanksi jika dia dianggap bersalah, Agung hanya menyebut bahwa semua harus ada dasarnya. "Saya berharap peristiwa seperti ini jangan terulang lagi. Kita harus dapat mengambil hikmahnya," tandasnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads