Tak Ada Kekuasaan Sekuat Kebebasan

Pidato Bush di Belanda

Tak Ada Kekuasaan Sekuat Kebebasan

- detikNews
Senin, 09 Mei 2005 14:23 WIB
Tak Ada Kekuasaan Sekuat Kebebasan
Den Haag - Dari kuburan Margraten, Limburg, wilayah Belanda paling selatan, Bush kembali mendengungkan pentingnya idiologi kebebasan. Sepuluh ribu penggembira, ternyata dikerahkan.Kunjungan Bush ke Belanda berlangsung singkat. Datang Sabtu siang, singgah semalam di hotel Chateau St. Gerlach, Houthem, di kawasan Limburg yang berbukitan asri ala Bogor, Minggu (8/5/2005) siang dia sudah terbang lagi dengan Air Force One menuju Moskow. Agenda utama Bush memang ke Latvia (Letland), Georgia dan Rusia. Ia bersedia mampir ke Belanda berkat pendekatan Dubes AS di Den Haag, Clifford M. Sobel, yang mengingatkan adanya makam prajurit AS terbesar kedua di luarnegeri.Acara singkat Bush terfokus pada seremoni di kuburan Margraten, Limburg, untuk menjenguk makam ribuan prajurit AS yang gugur saat operasi membebaskan Belanda dari pendudukan Nazi Jerman dalam PD II, sekaligus menghadiri peringatan VE-Day (Victory in Europe Day), hari berakhirnya PD II di bumi Eropa. Dalam pidatonya, seusai meletakkan karangan bunga bersama Ratu Beatrix, Bush mengingatkan soal pelajaran penting dari peristiwa PD II. "Tak ada kekuasaan sekuat kebebasan. Tak ada prajurit yang kuat sekuat ketika dia bertempur untuk kebebasan," kata Bush, disaksikan 10.000 warga yang sengaja dikerahkan dengan undangan. Mereka diangkut dengan bus khusus oleh panitia dengan melewati checkpoint. Siapa tidak ikut bus khusus tidak bisa lolos, meskipun mengantongi undangan. Bahkan media Belanda melaporkan, orang-orang yang diketahui ikut berdemo memprotes Bush, ditolak ikut. Undangannya dinyatakan hangus.Bush menggunakan kesempatan di kuburan Margraten itu untuk menyampaikan terimakasih kepada para prajurit yang gugur dalam pertempuran melawan apa yang disebutnya sebagai 'tirani Nazi Jerman'. Ia juga berterimakasih kepada keluarga Belanda yang mengadopsi setiap makam prajurit AS sejak 1945 dan merawatnya hingga kini.Ia menekankan, bahwa Eropa yang bebas paska PD II dibangun atas keberanian dan pengorbanan para prajurit yang telah membebaskan benua Eropa. Juga gagasan dunia bebas saat ini, menurut Bush terinspirasi oleh hal itu. "Kini di abad ke-21, AS dan Eropa bahu-membahu untuk membawa kebebasan di Afghanistan, Irak, Libanon dan Timur Tengah. Kebebasan adalah harapan permanen bagi manusia," demikian Bush.(Keterangan Foto: Presiden Bush didampingi Ratu Beatrix, di makam prajurit AS di Margraten, Limburg, pada seremoni Victory in Europe Day, Sumber: Brabants Dagblad) (es/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads