DetikNews
Kamis 27 Juli 2017, 13:55 WIB

Pabrik Miras Oplosan Tiner di Ciracas Digeledah

Nugroho Tri Laksono - detikNews
Pabrik Miras Oplosan Tiner di Ciracas Digeledah Barang bukti miras oplosan tiner disita. (Istimewa)
Ciracas - Tim Rajawali Polres Metro Jakarta Timur membongkar pabrik miras oplosan cairan tiner di Ciracas, Jakarta Timur. Sembilan drum berisi 1.900 liter cairan tiner dan 3 jeriken miras oplosan disita.

"Dari hasil penggeledahan tersebut, ditemukan cairan Thinner Destilate untuk cairan minum oplosan sebanyak 9 drum total kurang-lebih 1.900 liter dan 3 buah jeriken miras oplosan," kata Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo kepada detikcom, Kamis (27/7/2017).

Penggeledahan pabrik pengoplos miras bercampur cairan tiner itu dilakukan pada Kamis, 27 Juli 2017, dinihari sekitar pukul 00.30 WIB. Tim Rajawali, yang dipimpin Ipda Firmansyah, berjumlah 20 personel melakukan patroli rutin cipta kondisi di sejumlah titik rawan di Jakarta Timur.

9 Drum berisi 1.900 liter cairan tiner dan 3 jirigen miras oplosan disita. Dua orang karyawan diamankan. Fotografer: IstimewaSembilan drum berisi 1.900 liter cairan tiner dan 3 jeriken miras oplosan disita. Dua karyawan diamankan. (Istimewa)

Terbongkarnya pabrik itu berawal dari laporan warga yang menyebut ada sebuah toko yang dijadikan pabrik pembuatan miras oplosan di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Susukan, Ciracas, Jakarta Timur.

Setelah dilakukan penggeledahan, polisi menyita 9 drum berisi 1.900 liter tiner dan 3 jeriken berisi miras oplosan serta menahan 2 karyawan.

"Itu toko jamu sekaligus dijadikan pabrik pengoplos, di situ kami menemukan 2 orang karyawannya bernama Bachri Madona (34) dan Gusnaldi (27). Saat dilakukan penggeledahan, pemiliknya tidak ada," kata Andry.

Kedua pelaku beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk kepentingan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.
(aan/aan)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed