DetikNews
Kamis 27 Juli 2017, 11:23 WIB

Wali Kota Mojokerto Diperiksa KPK Terkait Suap Anggota DPRD

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Wali Kota Mojokerto Diperiksa KPK Terkait Suap Anggota DPRD Wali Kota Mojokerto diperiksa KPK (Foto: Nur Indah Fatmawati/detikcom)
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Jakarta - KPK memanggil Wali Kota Mojokerto Masud Yunus untuk mendalami kasus suap di lingkungan DPRD Mojokerto. Yunus akan diperiksa untuk tersangka Umar Faruq.

Yunus tampak telah berada di ruang tunggu KPK, Kamis (27/7/2017), sekitar pukul 09.38 WIB. Ia tampak mengenakan batik cokelat dan peci hitam. Sekitar pukul 09.59 WIB yang bersangkutan masuk ke ruang pemeriksaan.

Selain Yunus, KPK juga mengagendakan memeriksa Sekda Mojokerto, Agus Nirbito. Yunus dan Agus akan diperiksa untuk tersangka yang sama yakni Wakil Ketua DPRD Mojokerto Umar Faruq.

"Masud Yunus dan Umar Faruq diperiksa sebagai saksi atas tersangka UF (Umar Faruq)," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Kamis (27/7).


Selain saksi, KPK juga memeriksa tersangka Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto Abdullah Fanani. Ia juga diperiksa sebagai saksi Umar Faruq.

Kasus suap ini terungkap setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (16/6) lalu. KPK kemudian mengamankan total uang Rp 470 juta. Dari duit itu, Rp 300 juta di antaranya merupakan pembayaran atas total komitmen Rp 500 juta dari Kadis PU kepada pimpinan DPRD Mojokerto untuk memuluskan pengalihan anggaran pembangunan PENS.

Sedangkan sisa uang Rp 170 juta diduga terkait dengan komitmen setoran triwulan yang telah disepakati sebelumnya. Selain Kepala Dinas PUPR, tiga pimpinan DPRD Kota Mojokerto dijadikan tersangka. Yakni Purnomo (Ketua DPRD Kota Mojokerto dari PDIP), Umar Faruq (Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto dari PAN), dan Abdullah Fanani (Wakil Ketua DPRD Kota Mojokerto dari PKB).
(nif/rna)
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed