"Sebelum menerapkan katalog lokal, jalan rusak yang dilaporkan melalui sistem pelaporan Lapor Hendi kami perbaiki dalam waktu paling cepat satu bulan," ujar Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang menjadi narasumber simposium yang diminta untuk menjadi contoh daerah yang melakukan percepatan pembangunan. Simposium digelar Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bekerja sama dengan Millenium Challenge Account Indonesia (MCAI), di Hotel Tentrem, Yogyakarta, Selasa (25/7/2017).
Menurut Hendrar, setelah menerapkan katalog lokal, jalan rusak yang dilaporkan bisa diperbaiki dalam waktu dua hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sedangkan dengan sistem e-katalog lokal ini, sistemnya seperti online shop. Jadi kita tinggal membeli dari penyedia yang sudah ditunjuk dari awal. Tidak perlu melakukan proses pengadaan yang rumit berulang-ulang", papar Hendrar.
Deputi Bidang Monitoring Evaluasi dan Pengembangan Sistem Informasi LKPP, Sarah Sadiqa, mengatakan sistem seperti e-katalog lokal tersebut hanya dapat berjalan bila kepala daerahnya inovatif.
"IT hanyalah tools, dan tools tidak berguna bila tidak punya kepala daerah seperti ini. Sistem sebagus apapun, kalau kepala daerah tidak punya inovasi, lupakan," kata Sarah.
Sarah mengaskan dengan sistem e-katalog tersebut pemerintah dimudahkan membeli barang rutin kapan saja. "Untuk daerah yang ingin juga menerapkan sistem e-katalog lokal seperti ini, silakan mencontoh yang sudah ada," imbau Sarah.
(nwy/ega)











































