DetikNews
Rabu 26 Juli 2017, 15:20 WIB

Bantah Yulianis, Elza: Saya Tak Pernah Bertemu Komisioner KPK

Hary Lukita Wardani - detikNews
Bantah Yulianis, Elza: Saya Tak Pernah Bertemu Komisioner KPK Yulianis saat memberikan keterangan di Pansus Angket KPK (Foto: Lamhot Aritonang)
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Jakarta - Pengacara Elza Syarief membantah tudingan mantan anak buah M Nazaruddin, Yulianis soal adanya penyerahan duit Rp 1 miliar ke eks pimpinan KPK Adnan Pandu Praja di kantornya. Elza menegaskan tak pernah bertemu dengan komisioner KPK.

"Saya jelaskan secara tegas sejak KPK berdiri sampai detik ini saya tidak pernah bertemu dengan komisioner KPK yang sedang aktif. Walau saya pernah mencoba menghadap komisioner KPK dengan surat resmi, tetap tidak diterima. Apalagi dia sampai datang ke kantor saya itu tidak mungkin, karena kita tahu prosedur KPK," ujar Elza di kantornya, Jl Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (26/7/2017).

Baca juga: Adnan Bantah Tudingan Yulianis soal Terima Rp 1 M dari Nazaruddin

Elza juga menepis tudingan Yulianis yang menyebut KPK memberikan keistimewaan khusus kepada Nazaruddin yang juga klien yang didampingi terkait perkara KPK. Hal ini menurut Elza ditunjukkan KPK dengan menangkap istri Nazaruddin, Neneng.

 Pengacara Elza Syarief memberikan keterangan pers, Rabu (26/7/2017) Pengacara Elza Syarief memberikan keterangan pers, Rabu (26/7/2017) Foto: Hary Lukita Wardani-detikcom


"Secara dekat saya nggak kenal dengan Pak Adnan, 1-2 kali itu saat beliau di Kompolnas di mana saya saat itu ada persoalan. Seinget saya dua kali bertemunya di sana," jelasnya.

"Saya katakan tegas KPK tidak pernah memberikan kemudahan bagi Nazaruddin, dan kemudian Nazaruddin kan kasusnya diproses di persidangan. Kalau dia dapat remisi (karena) dia justice collaborator (seperti) yang disampaikan Yulianis, itu fitnah dan tidak benar," terangnya.

Tudingan Yulianis lain yang ditepis Elza yakni soal dugaan mengintimidasi saksi. Elza menegaskan tidak pernah mengintimidasi saksi termasuk ketika melakukan pertemuan di Lapas Cipinang.

"Sekarang saya kalau ke Cipinang ramai-ramai sama bang Rufinus, sama Hotman Paris kadang-kadang, terus sama Junimart. Jadi bagaimana menekannya? Lagian juga nggak akan lama-lama kalau di sana. Saya hanya mengurusi saksi-saksi yang akan dipersidangkan. Jadi nggak ada waktu buat menekan," sambungnya.

Baca juga: Yulianis: Adnan Pandu Pernah Terima Rp 1 M dari Nazaruddin

Terkait dengan keterangan yang disampaikan, Elza menegaskan siap memberikan keterangan di Pansus Angket KPK di DPR bila diperlukan.

"Saya justru mau kalau dipanggil pansus angket di DPR. Biar dikonfrontasi pernyataannya jadi nggak begini," tuturnya.

Yulianis sebelumnya menuduh KPK Adnan Pandu Praja menerima uang Rp 1 miliar dari Nazaruddin. Tapi Yulianis menerangkan tidak berada langsung saat pemberian uang tersebut. Ia mengaku mendapatkan cerita tersebut dari rekannya, Minarsi.

"Kalau saya sendiri tidak pernah disuruh oleh Nazaruddin menyuap pihak-pihak terkait. Karena pekerjaan saya murni di belakang meja, tapi teman saya, seperti Bu Minarsi (mantan Direktur Marketing PT Anugerah Nusantara), pernah memberikan uang ke komisioner KPK, Bapak Adnan Pandu Praja," sebut Yulianis di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/7).
(lkw/fdn)
FOKUS BERITA: DPR vs KPK
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed