Hanya Agung Laksono yang Hadiri Sidang BK DPR
Senin, 09 Mei 2005 11:54 WIB
Jakarta - Badan Kehormatan (BK) DPR kembali unjuk gigi, Senin (9/5/2005). Tapi dari tiga pimpinan DPR yang disidangnya, hanya Agung Laksono yang memenuhi panggilan BK.Sidang BK terhadap Agung dimulai pukul 10.30 WIB atau molor setengah jam dari jadwal. Kegiatan itu digelar di ruang BK di lantai 1 Gedung Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta Pusat.BK terdiri dari 13 personel. Hanya Yunus Yosfiah yang tidak menghadiri sidang hari ini. Sidang dipimpin rekan separtai Agung, Slamet Effendy Yusuf. BK DPR hari ini memanggil tiga pimpinan yaitu Agung Laksono, Zaenal Ma'arif dan Muhaimin Iskandar. Tapi hingga pukul 11.30 WIB, hanya Agung yang menampakkan diri."Sekarang hanya rapat tingkat pimpinan. Setelah ini baru dipanggil anggota DPR yang terindikasi berbuat kericuhan dalam sidang paripurna dulu," kata Slamet sebelum memasuki ruang sidang BK.Apa saja yang nantinya diklarifikasi? "Nanti saja," elak Slamet.Sidang BK ini digelar terkait rapat paripurna pada 16 Maret silam. Kala itu Ketua DPR Agung Laksono memutuskan adanya dua opsi untuk voting anggota DPR. Opsi itu adalah menugaskan Komisi VII, Komisi IX, dan Panitia Anggaran membicarakan kembali kebijakan harga BBM, atau apakah DPR perlu mengeluarkan sikap resmi terhadap sikap itu.Hal ini memicu aksi protes sejumlah anggota fraksi dari PDIP yang menolak opsi tersebut. Mereka menginginkan DPR memutuskan voting menolak atau menerima kebijakan kenaikan harga BBM. Beberapa anggota dari berbagai fraksi berloncatan ke meja pimpinan. Mereka saling sodok hingga terjerembab ke lantai.Badan Kehormatan DPR memutuskan memanggil 3 pimpinan DPR dan anggota DPR yang diduga terlibat dalam kericuhan itu. Inisial mereka adalah ZM, AL, MI, S, Ef-S, AB, MS, YR, Idr-M, Mhy, Tkg N, SB, P, MH, dan NI.
(nrl/)











































