DetikNews
Rabu 26 Juli 2017, 13:02 WIB

Buktikan Jokowi Bukan Macan Ompong

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Buktikan Jokowi Bukan Macan Ompong Foto: Pool/Puspen TNI
Jakarta -

Presiden Jokowi disindir 'macan ompong' gara-gara Pansus Hak Angket KPK diisi oleh parpol pendukung pemerintah. Istana boleh membantah sindiran itu dengan penjelasan yang konkret, namun masyarakat perlu bukti.

"Saya yakin Presiden Jokowi bukanlah macan ompong, tapi masyarakat perlu bukti. Jokowi bisa membuktikan dirinya bukan macan ompong dengan mengambil sikap pro terhadap penguatan KPK," kata pakar komunikasi politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, kepada wartawan, Rabu (26/7/2017).

Jokowi bisa menunjukkan bukti yang nyata dengan mengambil sikap pro terhadap pemberantasan korupsi. "Misalnya mendorong pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan segera ditangkap, juga mendukung KPK menuntaskan kasus besar seperti e-KTP dan kasus Century," kata Hendri.

Soal sindiran macan ompong yang dilontarkan LSM Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), sebenarnya Istana sudah melakukan klarifikasi dan menjelaskan bahwa Presiden Jokowi jelas pro penguatan KPK.

"Sekali lagi, kan sikap pemerintah dari awal berkali-kali mau ada revisi UU KPK dan sebagainya, kan Presiden tak pernah menyetujui, kan?" ujar Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).

"Jadi Pak Presiden, bagaimana dengan sedemikian rupa, mencoba menjaga KPK tetap kuat. Kalau Pansus bukan wilayah pemerintah. Intinya Pansus kalau menyeret pemerintah untuk ikut lemahkan KPK, nggak akanlah," imbuh Teten.

Tak hanya Istana, PDIP juga membela Jokowi yang disindir macan ompong itu. Namun masyarakat masih menunggu pembuktian konkret Presiden.


(van/idh)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed