"Memang dari dulu dijaga. Bukan cuma di AirNav tapi juga di bandara, memang seperti itu standarnya. Meningkatkan kewaspadaan pasti ada, kita kan harus tetap waspada terhadap ancaman dari luar," kata General Manager JATSC, Bambang Rianto, Rabu (26/7/2017).
Dia membantah adanya pertikaian dengan pihak lain sehingga menempatkan aparat TNI dalam penjagaan. Sejauh ini, kata Bambang, belum ada laporan terkait hal tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan lain pelibatan TNI yakni fungsi ATC yang dianggap vital. Ditambah lagi banyak pekerja yang harus dijamin keamannnya di tempat itu.
"Itu kan objek vital, kan memang harus dijaga, kalau ada teroris masuk ada penyusup masuk yang kita tidak tahu apalagi di sana banyak orang kerja, ada standar keamananannya," pungkasnya. (abw/fjp)











































