"Saya pun menuntut nggak terima seperti ini karena kita seorang guru yang sudah berjuang membimbing anak-anak kok dikerjai seperti itu. Laporan klarifikasi ini akan kita kirim ke Sudin, dan Dinas pun akan dikirim," kata Kepala Sekolah dari SMA 11 Jakarta, Marihot Malau, di kantornya, Jakarta Timur, Selasa (25/7/2017).
![]() |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marihot mengaku pertama kali tahu ramai-ramai foto yang berasal dari Facebook tersebut dari Kasudin Pendidikan Jakarta Timur yang meneleponnya. Usai mengecek foto dan merasa tidak sama dengan kelas yang ada di sekolahnya, Marihot langsung menghadap Kasudin.
"Kebetulan di sana yang ada Kasi SMA. Maka saya melapor ke Kasi SMA, saya terangkan dan beliau mencatat dan saya suruh melaporkan ini. Kemudian Pak Kasudin datang dan beliau minta Facebook itu dibuka dan komentarnya menyatakan bahwa dia bukan anak SMA 11," tutur Marihot.
![]() |
"Saya harus lihat dulu jelas. Setelah melihat jelas, kami akan turun ke lapangan," kata Bowo saat dihubungi pada Selasa (25/7).
"Kalau terbukti, kami akan memberikan tindakan. Kalau nanya tindakannya kayak apa nanti kita lihat dulu. Yang pasti, kita akan turun, tidak akan kami biarkan," imbuhnya. (rna/fjp)