"Ya situasinya ya biasa saja, saya tidak pernah terkejut dengan survei dan saya tidak terlalu ambil pusing dengan survei, karena survei-survei itu hanya tolok ukur kok," kata Dedi saat berbincang dengan detikcom, Selasa (25/7/2017).
Menurut pengalaman Dedi, survei tak bisa menjadi patokan dalam Pilgub Jabar. Dia mengatakan biasanya yang berada di posisi atas dalam survei cuma menempati posisi ketiga saat pemilihan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ditanya soal kepastian dirinya maju dalam Pilgub Jawa Barat, Dedi mengatakan masih menikmati peran sebagai Bupati Purwakarta. Dia masih menunggu momen yang tepat.
"Kalau persoalan pencalonan segala macam, tunggu saja waktunya," ujarnya. (tor/tor)










































