Djarot: Pemotor yang Masuk Trotoar Kami Tangkap

Djarot: Pemotor yang Masuk Trotoar Kami Tangkap

Nathania Riris Michico - detikNews
Selasa, 25 Jul 2017 12:11 WIB
Djarot: Pemotor yang Masuk Trotoar Kami Tangkap
Foto: Sejumlah pemotor menerobos trotoar di kawasan Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (21/7). (Hasan Alhabshy-detikcom)
Jakarta - Semakin banyak pengendara motor yang melintasi trotoar-trotoar di Jakarta tiap pagi. Kondisi ini membuat beberapa ruas jalan arteri di Jakarta semakin macet.

Atas kondisi ini, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat telah memerintahkan pihak kepolisian dan Dishub DKI agar menangkap para pengendara motor liar ini.

"Beberapa kami sudah koordinasi sama Dishub dan polisi, yang masuk trotoar dijaga begitu, biar ditangkap di situ," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (25/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kebiasaan pemotor melintas di trotoar ini berkaitan dengan masalah perilaku dan kedisiplinan. Djarot ingin agar penerobos trotoar ini jera.

Tak hanya itu, selain melanggar Perda dan aturan kepolisian, perilaku ini juga merugikan pejalan kaki.

"Saya sampaikan bahwa trotoar yang sudah bagus, ini kan kita gedein trotoar, itu dijaga, diawasi bahwa itu untuk pejalan kaki," tegasnya.

[Gambas:Video 20detik]

Djarot mengimbau masyarakat agar tidak semakin membuat macet jalanan. Dengan menerobos trotoar, kata dia, justru akan semakin membuat macet Jakarta. "Kami menyadari masih banyak kemacetan, tapi kalau mereka semakin tidak tertib, maka itu semakin macet," tuturnya.

Saat ini polisi masih terus merazia motor yang berkendara di trotoar. Pemotor yang membandel dapat dikenakan tilang dengan sanksi denda maksimal Rp 500 ribu. (nth/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads