"Menlu Turki berkomunikasi dengan saya pada hari Sabtu siang dan sebentar lagi, minggu depan, mungkin OKI akan bersidang," kata Retno di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (24/7/2017).
Indonesia sangat mendorong agar OKI bersidang untuk membahas situasi di Al-Aqsa. Retno mengungkap salah satu alasan mengapa RI terus mendorong agar isu Al-Aqsa menjadi perhatian dunia adalah RI sangat concern terhadap masalah Palestina.
"Kenapa kita sangat berupaya agar OKI segera bersidang? Kita ingat bahwa pada tahun 2015, kita menjadi tuan rumah KTT yang khusus membahas mengenai masalah Palestina, termasuk situasi di sekitar East Jerusalem," kata Retno.
Biasanya, kata Retno, ada beberapa mekanisme dalam OKI untuk membahas hal-hal khusus. Tetapi RI sudah dalam posisi melewati semua jalur untuk berkontribusi dalam pembahasan ini.
"Dari situ kita ingin dorong lagi, misalnya isu mengenai international protection. Ini adalah isu yang sangat penting yang perlu dilakukan agar situasi semacam ini tidak terjadi lagi di masa mendatang. Oleh karena itu, saya perlu komunikasi dengan banyak pihak. Sehingga kita sekarang tinggal menunggu tanggal kapan OKI akan bersidang," ujar Retno. (bag/rvk)











































