DetikNews
Senin 24 Juli 2017, 17:49 WIB

Menristekdikti Umumkan Jumlah Dosen Pengikut HTI 26 Juli

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Menristekdikti Umumkan Jumlah Dosen Pengikut HTI 26 Juli Menristekdikti M Nasiar (Rengga Sancaya/detikcom)
FOKUS BERITA: Pemerintah Bubarkan HTI
Jakarta - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tengah menelusuri siapa saja dosen atau perangkat kampus yang ikut organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Organisasi itu sudah dicabut badan hukumnya oleh pemerintah karena dianggap berbeda haluan dengan Pancasila.

"Belumlah (diketahui jumlahnya), baru saya lakukan, nanti akan saya umumkan tanggal 26 (Juli 2017)," kata Menristekdikti M Nasir di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Senin (24/7/2017).

Nasir menyatakan orang yang ditelusuri bukan hanya dosen. Jajarannya juga akan mencari pegawai perguruan tinggi negeri yang berafiliasi dengan HTI.

Menurut Nasir, semua pegawai negeri sipil harus berpegang teguh pada Pancasila dalam hal bernegara. Sehingga tak dimungkinkan bagi PNS untuk ikut organisasi yang haluannya berbeda dengan Pancasila.

"Kalau terjadi pelanggaran disiplin, pegawai diperingatkan. Cara memperingatkannya adalah mereka harus kembali lagi, mengundurkan diri kalau dalam kepengurusan, dia harus mengundurkan diri, dan dia tak lakukan aktivitas kembali seperti sebelumnya sebagai HTI," kata Nasir.

Bagi dosen ataupun pegawai kampus lainnya yang memilih tak berafiliasi lagi dengan HTI, bisa tetap bekerja di perguruan tinggi negeri. Namun, jika memilih ideologi HTI, mereka dipersilakan mengundurkan diri dari PNS.

"Ya, tiga kali peringatan, peringatan itu bisa 1-2 bulan. Tujuannya agar mereka kembali lagi membangun pendidikan tinggi lebih baik," ujar dia.
(bag/idh)
FOKUS BERITA: Pemerintah Bubarkan HTI
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed