DetikNews
Senin 24 Juli 2017, 12:22 WIB

Jokowi Peringatkan Menteri soal Permen, Siapa Dituju?

Hendra Kusuma, - detikNews
Jokowi Peringatkan Menteri soal Permen, Siapa Dituju? Jokowi dalam sidang paripurna kabinet. (Bagus Prihantoro Nugroho/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo memperingatkan para menteri untuk lebih berhati-hati dalam membuat peraturan menteri atau permen. Siapa menteri yang 'ditembak' Jokowi itu?

"Saya ingin mengingatkan kepada kita semuanya, saya minta kepada para menteri sekali lagi, untuk hati-hati dalam menerbitkan peraturan menteri atau permen," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/7/2017).

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka sidang paripurna kabinet. Sidang kabinet paripurna ini sejatinya membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2018.

Jokowi menyampaikan, jika para menteri Kabinet Kerja ingin menerbitkan aturan baru, sebaiknya dihitung kembali, bahkan dikomunikasikan dengan baik kepada masyarakat, sehingga tidak menjadi aturan yang menghambat.

"Yang harus dilakukan sekarang ini adalah hanya, hanya mempermudah dunia usaha untuk ekspansi, untuk mengembangkan usahanya, untuk berinvestasi," ucap dia.

Jokowi tidak ingin aturan-aturan yang baru diterbitkan justru hanya memberikan kewenangan tambahan bagi kementerian/lembaga (K/L) yang menerbitkannya tapi memberikan rasa tidak nyaman di kalangan dunia usaha.

"Jangan sampai permen-permen justru memberikan ketakutan kepada mereka untuk berinvestasi, untuk mengembangkan usaha, untuk berekspansi, karena ini, sekali lagi, ini menyangkut pertumbuhan ekonomi, menyangkut memperluas lapangan pekerjaan yang itu semua kita harus ngerti tujuannya ke mana," kata dia.

Presiden mencontohkan aturan-aturan yang masih kurang disenangi pelaku usaha ada di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Di ESDM, misalnya, yang saya lihat dalam satu-dua bulan ini direspons tidak baik oleh investor karena dianggap itu menghambat investasi. Ini tolong diberikan catatan ini, dan juga permen-permen yang lain. Hati-hati," tutur dia.
(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed