15 Kyai Sepuh NU Sepakat Gelar Munas Alim Ulama

15 Kyai Sepuh NU Sepakat Gelar Munas Alim Ulama

- detikNews
Minggu, 08 Mei 2005 15:11 WIB
Jakarta - Konflik internal PKB pasca muktamar II DPP PKB semakin memanas. Sebanyak 15 kyai sepuh berpengaruh di NU kini turun tangan. Mereka sepakat untuk menyelesaikan konflik melalui jalur hukum, mengambil alih keputusan partai dan mengadakan Musyawarah Nasional akhir Mei mendatang. Demikian beberapa hasil pertemuan 15 kyai sepuh NU di Pompes Lirboyo, Jumat (6/5/2005) lalu. Hal ini diungkapkan Chotibul Umam Wiranu, Koordinator Lembaga Demokrasi PKB, kepada wartawan dalam Konferensi Pers di Restoran Pulau Dua, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (8/5/2005). Kyai Idris Marzuki, KH Muhaiminan Gunardo, KH Abdurahman Chudori, KH Warsun Munawir, KH Mas Subadar, KH Zainudin Djadjuli, KH Anwar Iskandar disebut-sebut hadir dalam pertemuan di pompes Lirboyo itu. Dalam pertemuan itu, para kyai mensepakati beberapa perihal, yakni: 1. Mengembalikan PKB kepada pangkuan ulama NU dengan mengaktualiasasikan fungsi dan peran para ulama sebagai rujukan utama dalam penyelesaian dan pengambilalihan keputusan partai yang dianggap penting dan mendasar, 2. Menghimbau kepada umat Islam khususnya warga PKB untuk menjaga persatuan, beribadah dan menjalankan aktivitas sebagaimana biasa serta tetap berada di belakang para ulama, 3. Minta kepada DPP PKB untuk meneruskan dan menyelesaikan masalah PKB secara tuntas melalui jalur hukum serta mengkonsolidasi kekuatan sturktural dari level DPW sampai Pengurus Anak Cabang PAC se- Indonesia. Serta mengkonsolidasikan kekuatan kultural partai yang dipegang oleh ulama dan kyai dengan mengadakan musyawarah nasional alim ulama pada akhir bulan Mei ini. Chotibul menjelaskan bahwa Munas Alim Ulama rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 28-29 Mei 2005 di Surabaya, Jawa Timur. Sementara itu, ditempat yang sama, Sekjen PKB MLB Yogyakarta Saifullah Yusuf mengatakan bahwa Muktamar akan diselenggarakan menunggu keputusan hasil mukernas PKB. Mukernas akan diselenggarakan bersamaan waktunya dengan Munas alim ulama di Surabaya itu. (dni/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini