Menhub Budi Karya ketika menaiki KRL (Foto: Heldania Ultri Lubis/detikcom) |
"Kalau malam antrean masuk Manggarai macet banget Pak," ucap salah seorang penumpang kepada Budi, Minggu (23/7/2017).
"Berapa lama?" tanya Budi kepada penumpang tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Budi lalu meneruskan pertanyaan itu kepada Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro yang juga ikut dalam rombongan. Edi menyebut antrean itu hanya terjadi ketika ada gangguan.
"Itu biasanya kalau ada gangguan jadi lama, Pak. Tapi itu tidak sering, hanya beberapa kali saja," ucap Edi.
Budi berpesan agar permasalahan itu bisa diatasi agar lebih efisien. Menurutnya, kenyamanan penumpang harus selalu diutamakan.
"Ya jadi itu dijadikan masukan ya, untuk ke depan lebih baik lagi," kata Budi.
Selain itu, Budi juga sempat menyampaikan tentang pembangunan jalur rel ganda atau double-double track (DDT) Manggarai-Cikarang. Menurut Budi, DDT tersebut nantinya bisa mengatasi lamanya antrean kereta.
"Sebentar lagi kita ada double-double track ini jadi semoga nggak akan terlalu lama antrenya ya pak," tuturnya.
Sebelumnya, Budi mengunjungi Stasiun Tebet untuk melihat konsep konektivitas antar moda transportasi yaitu antara halte TransJakarta dengan Stasiun Tebet. Ikut pula dalam rombongan tersebut, Kepala BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek) Bambang Prihantono, Staf Ahli Bidang Teknologi, Lingkungan dan Energi Kemenhub Prasetyo Boeditjahjono, Kadishub DKI Jakarta Andri, dan Dirut KCJ Muhammad Fadhila.
(hld/dhn)












































Menhub Budi Karya ketika menaiki KRL (Foto: Heldania Ultri Lubis/detikcom)