Dia mengatakan, meneladani Syekh Nawawi dapat dilakukan dengan menumbuhkan optimisme dan sikap bahu-membahu membangun bangsa. Dengan begitu, dia berharap Indonesia menjadi negeri yang subur dan makmur serta adil dan aman.
Tak berlebihan jika Syekh Nawawi menjadi idola presiden. Pasalnya, Syekh Nawawi sudah mendapatkan pengakuan dari ulama dari luar negeri seperti menjadi imam di Masjidil Haram, Mekah, Saudi Arabia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis sempat datang ke acara yang dihelat di Pondok Pesantren An Nawawi Tanara, Serang, Banten itu. Di Ponpes asuhan Ketua MUI Ma'ruf Amin, Cholil menyampaikan soal sosok Syekh Nawawi.
Syekh Nawawi dikenal karena produktivitas dan keilmuan dalam bidang agama. Selain itu, dirinya juga dikenal sebagai ulama yang karyanya dipakai hampir di setiap pondok pesantren yang ada di Indonesia.
Presiden Jokowi saat tiba di Ponpes An-Nawawi Tanara, Serang, Banten pada acara peringatan Haul Syekh Nawawi Al Bantani ke-124 (Foto: Bahtiar Ri'fai/detikcom) |
Cholil juga menilai Syekh Nawawi juga berperan dalam menuju kemerdekaan Indonesia. Dia tetap membina dan mendidik calon ulama Indonesia untuk menyerukan kemerdekaan Indonesia. Hal ini dilakukannya di sela kesibukannya dalam mengajar dan menjadi imam di Masjidil Haram.
Syekh Nawawi pernah mengeluarkan fatwa haram untuk bekerja sama dengan penjajah. Fatwa yang dikeluarkannya ini melahirkan perlawanan kepada penjajah di beberapa kesempatan.
"Syekh Nawawi Al Bantani memfatwakan haram bekerja sama dengan penjajah. Fatwa ini melahirkan pemberontakan kaum tani di Banten tahun 1880. Fatwa itu pula yang menjadi pegangan Syekh Hasyim Asy'ari dalam memperjuangkan kemerdekan. Bahkan fatwa resolusi jihad 22 Oktober 1945 di Surabaya tak lepas dari kerangka fiqih Syekh Nawawi Al Bantani," ujarnya.
Cholil juga menilai sosok Syekh Nawawi sebagai ulama yang dapat merajut keharmonisan agama dan negara. Menurutnya, hal ini dapat menjadi sebuah kebanggan karena putra Indonesia pernah berjaya membangun peradaban dunia melalui ilmu.
"Syekh Nawawi berhasil menjadi roh dalam merebut kemerdekaan dan mengisinya dengan ilmu dan amal. Sebenarnya, jika ingin mengembangkan Islam khas pemikiran Indonesia untuk dunia maka prototipenya adalah Syekh Nawawi. NKRI dengan Pancasila yang dirumuskan oleh pendiri bangsa bersama para ulama ini tak lepas dari buah ilmu dari Syekh Nawawi Al Jawi Al Bantani," kata dia. (jbr/dkp)












































Presiden Jokowi saat tiba di Ponpes An-Nawawi Tanara, Serang, Banten pada acara peringatan Haul Syekh Nawawi Al Bantani ke-124 (Foto: Bahtiar Ri'fai/detikcom)