"Korban sempat berniat gantung diri di kamar keponakannya," kata Wakapolresta Depok AKBP Faizal Ramadhani kepada wartawan, Jumat (21/7/2017).
Tetapi upaya bunuh diri Yeni itu digagalkan oleh suaminya. Suhartanto memutuskan selendang yang digunakan Yeni untuk gantung diri dengan pisau cutter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tindakan Yeni ini dipicu karena kecemburuannya terhadap suaminya yang memergoki suaminya berselingkuh dengan wanita lain. Sebelum mencoba gantung diri, Yeni dan suaminya terlibat pertengkaran hebat.
"Saat bertengkar, pelaku sempat tercakar di bagian perutnya oleh korban, lalu pelaku menjambak rambut korban dan mendorongnya hingga korban jatuh ke kasur," jelasnya.
Setelah upaya bunuh diri digagalkan suaminya, Yeni lalu meninggalkan rumahnya. Suaminya kemudian mencarinya, hingga keberadaan korban diketahui berada di pinggir Kali Ciliwung, kawasan Grand Depok City.
Saat itu suaminya berulang kali meminta maaf kepada korban dan memintanya untuk pulang. Namun Yeni menolak, hingga amarah sang suami pun memuncak lalu mencekiknya hingga tewas.
Yeni ditemukan tewas pada Rabu (20/7) kemarin. Tidak sampai 24 jam, polisi kemudian menangkap Suhartanto atas pembunuhan itu. (mei/rvk)











































