DetikNews
Jumat 21 Juli 2017, 17:35 WIB

Didukung Golkar-Nasdem-PPP, Jokowi Kantongi Tiket ke Pilpres 2019

Ahmad Toriq - detikNews
Didukung Golkar-Nasdem-PPP, Jokowi Kantongi Tiket ke Pilpres 2019 Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Sudah ada tiga parpol yang menyatakan dukungan ke Jokowi sebagai capres 2019. Dukungan dari tiga parpol ini sudah cukup memberi tiket Jokowi sebagai capres 2019.

Tiga parpol itu adalah Golkar, Nasdem, dan PPP. Dengan disahkannya UU Pemilu yang baru, maka perolehan suara tiga parpol itu di Pemilu 2014 sudah cukup bagi Jokowi untuk maju ke Pilpres 2019.

Seperti diketahui, dalam UU Pemilu yang baru diatur presidential threshold (PT) atau syarat parpol/gabungna parpol bisa mengusung capres adalah memiliki 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah nasional di pemilu sebelumnya, Pemilu 2014. Gabungan suara Golkar, Nasdem, dan PPP sudah memenuhi syarat itu.

Di Pemilu 2014, Golkar meraih 14,75 persen suara, Nasdem 6,72 persen suara, dan PPP 6,53 persen suara. Gabungan suara ketiga parpol yaitu 28 persen perolehan suara di Pemilu 2014. Artinya, Jokowi sudah tiket ke Pilpres 2019 dari dukungan ketiga parpol itu.

Siapa yang akan melawan Jokowi? PKS sudah memberi sinyal siap bergandengan tangan lagi dengan Gerindra jika PT 20-25 persen dinyatakan sah oleh Mahkamah Konstitusi, jika nanti ada yang menggugat. Dengan niat Gerindra kembali mengusung Prabowo Subianto, maka terbuka peluang duel Jokowi vs Prabowo terulang di Pilpres 2019.

Mungkinkah muncul capres alternatif? Bisa saja. Berikut peta kekuatan parpol di Pemilu 2014 yang menjadi dasar pencapresan di Pilpres 2019 berdasarkan UU Pemilu yang baru saja disahkan DPR:

1. Partai Nasdem 8.402.812 (6,72 persen)
2. Partai Kebangkitan Bangsa 11.298.957 (9,04 persen)
3. Partai Keadilan Sejahtera 8.480.204 (6,79 persen)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan 23.681.471 (18,95 persen)
5. Partai Golkar 18.432.312 (14,75 persen)
6. Partai Gerindra 14.760.371 (11,81 persen)
7. Partai Demokrat 12.728.913 (10,19 persen)
8. Partai Amanat Nasional 9.481.621 (7,59 persen)
9. Partai Persatuan Pembangunan 8.157.488 (6,53 persen)
10. Partai Hanura 6.579.498 (5,26 persen)

Dan ini data jumlah kursi DPR 10 parpol tersebut:

1. Partai Nasdem (36 kursi atau 6,4% kursi DPR)
2. Partai Kebangkitan Bangsa (47 kursi atau 8,4% kursi DPR)
3. Partai Keadilan Sejahtera (40 kursi 7,1% kursi DPR)
4. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (109 kursi atau 19,4% kursi DPR)
5. Partai Golkar (91 kursi atau 16,2% kursi DPR)
6. Partai Gerindra (73 kursi atau 13% kursi DPR)
7. Partai Demokrat (61 kursi atau 10,9% kursi DPR)
8. Partai Amanat Nasional (48 kursi atau 8,6% kursi DPR)
9. Partai Persatuan Pembangunan (39 kursi atau 7% kursi DPR)
10. Partai Hanura 6.579.498 (16 kursi atau 2,9% kursi DPR)
(tor/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed