DetikNews
Jumat 21 Juli 2017, 17:18 WIB

Polisi Tangkap 2 Pelaku Ganjal ATM di Kebayoran Baru

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Polisi Tangkap 2 Pelaku Ganjal ATM di Kebayoran Baru Polisi menangkap dua pelaku ganjal ATM di Kebayoran Baru, Jaksel. (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)
Jakarta - Polres Metro Jakarta Selatan menangkap dua tersangka pelaku ganjal ATM. Kedua tersangka berinisial RS (41) dan H (43) ini berkomplot untuk menguras uang dari kartu ATM korban.

"Jadi modus yang dikerjakan kedua tersangka yaitu RS dan H modusnya memasukkan tusuk gigi ke dalam ATM. Sehingga saat korban memasukkan ke mesin ATM, kartunya akan tertelan," ujar Wakapolres Jaksel AKBP Budi Sartono di kantornya, Jumat (21/7/2017).

Barang bukti kartu ATM dan gergaji besi kecilBarang bukti kartu ATM dan gergaji besi kecil. (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)

Setelah itu, salah satu pelaku, RS, akan menawarkan bantuan dan meminta korban memasukkan kode PIN lagi. Ketika korban memasukkan nomor PIN, RS akan mengintip kode PIN yang dimasukkan.

Korban yang mencoba beberapa kali memasukkan kode PIN akan meninggalkan mesin ATM. Pada saat ini, pelaku H akan mengambil kartu ATM yang terganjal di dalam mesin tersebut.

"Setelah korban memencet PIN beberapa kali dan tidak bisa, maka korban keluar. Dan tersangka menggunakan gergaji besi kecil menarik ATM yang tersangkut," ujar dia.

Pelaku mengaku baru tiga kali melakukan kejahatan ini. Meski demikian, polisi tidak mempercayai mereka karena ada 12 kartu ATM yang menjadi barang bukti.

Polisi tunjukkan barang bukti dari kejahatan kedua pelakuPolisi menunjukkan barang bukti dari kejahatan kedua pelaku. (Samsudhuha Wildansyah/detikcom)

Budi mengatakan kedua pelaku mengincar lokasi mesin ATM yang sepi pengunjung. Peristiwa terakhir terjadi di ATM BNI Alfamidi, Radio Dalam, Kebayoran Baru, Jaksel, pada Kamis (16/2) sekitar pukul 06.45 WIB.

"Kalau dari keterangan sementara, katanya baru melaksanakan tiga kali, tetapi saya rasa ya dengan ATM segini banyak masak tiga kali. Ini masih kita dalami lagi nanti dari setiap pemilik nama di kartu ATM ini, seperti ada nama Mira dan segala macam. Kita akan susuri satu-satu apakah memang ini mungkin di TKP-TKP lain pasti ada, saya rasa," ujar Budi.

Barang bukti lain yang didapatkan polisi dari kedua pelaku ialah 4 ponsel, sebuah mobil Nissan Grand Livina, tusuk gigi, dan gergaji besi kecil. Keduanya disangkakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Mereka terancam hukuman 7 tahun penjara.
(jbr/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed