Dirjen Perkeretaapian Diganti, Menhub: Untuk Penyegaran

Dirjen Perkeretaapian Diganti, Menhub: Untuk Penyegaran

Heldania Ultri Lubis - detikNews
Jumat, 21 Jul 2017 13:45 WIB
Dirjen Perkeretaapian Diganti, Menhub: Untuk Penyegaran
Menhub Budi Karya Sumadi (Heldania Ultri Lubis/detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mencopot Prasetyo Boeditjahjono dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub. Budi menyebut hal itu sebagai sebuah penyegaran.

"Iya kan kita refreshing. Kita ingin ada refreshing. Kita ingin kasih kesempatan yang lain untuk mengelola," ujar Budi setelah menggelar acara pelantikan di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jumat (21/7/2017).

Setelah dicopot dari jabatan sebelumnya, Prasetyo oleh Budi diangkat menjadi Staf Ahli Bidang Teknologi, Lingkungan, dan Energi Kemenhub. Alasannya, kata Budi, saat ini penelitian di bidang perkeretaapian sedang krusial.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Pras ada penelitian lain, teknologi-teknologi. Kereta juga kita lakukan studi di Bandung, kita akan membuat LRT, tetapi LRT yang lebih murah, lebih efisien, dan dilakukan dalam negeri," kata Budi.

Budi menambahkan saat ini kereta api menjadi salah satu moda yang paling dibutuhkan masyarakat. Namun, Budi mengungkapkan, investasi moda kereta api sangat mahal.

"Oleh karenanya, pertama, kita harus mencari teknologi yang optimal. Kedua, mengupayakan kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), sebagian kita memang pakai yang dalam negeri, tapi sebagian kita juga akan mengundang swasta masuk ke sini," tuturnya.

Budi melanjutkan posisi Dirjen Perkeretaapian saat ini masih kosong. Ia menyatakan penunjukan dirjen yang baru akan diumumkan dalam waktu dekat.

"Ya dalam waktu dekat kita akan umumkan. Kita ganti cepat karena kita mau revitalisasi untuk kereta api, baik untuk investasi maupun riset-riset dan lain sebagainya," tutur Budi. (hld/rvk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads