"Longsor hampir menyisakan 2 meter ke bahu jalan. Arus lalu lintas tidak bisa dilalui karena dikhawatirkan ambles," ujar Camat Bandar Pasir Mandoge Jutawan Sinaga kepada detikcom, Jumat (21/7/2017).
Tanah longsor terjadi pada Rabu (19/7) siang. Kondisi jalan sebelumnya memang sudah berlubang sekitar 2 meter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jl Kisaran-Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara. (Dok. Camat Bandar Pasir Mandoge Jutawan Sinaga) |
"Mulanya sudah berlubang dan lama-lama sampai besar seperti sekarang ini," ujar Jutawan.
Karena kondisi jalan yang tidak bisa dilintasi, pengendara diminta menggunakan jalur alternatif. Petugas sudah memberi rambu tanda peringatan adanya longsor.
Pihak kecamatan bersama instansi terkait sudah berkoordinasi untuk menurunkan alat berat guna mengevakuasi material longsor.
"Sebelumnya sudah ada longsor kecil-kecil, disebabkan musim hujan beberapa hari lalu. Kedalaman longsor sekitar 15 meter," imbuh Kepala BPBD Asahan Syafruddin, yang dihubungi secara terpisah.
Jl Kisaran-Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara. (Dok. Camat Bandar Pasir Mandoge Jutawan Sinaga) |
(fdn/fdn)












































Jl Kisaran-Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara. (Dok. Camat Bandar Pasir Mandoge Jutawan Sinaga)
Jl Kisaran-Tanah Jawa, Simalungun, Sumatera Utara. (Dok. Camat Bandar Pasir Mandoge Jutawan Sinaga)