Pesawat Jatuh di Australia, 15 Orang Diperkirakan Tewas
Sabtu, 07 Mei 2005 23:58 WIB
Jakarta -
Tipis harapan untuk menemukan orang yang selamat dari musibah jatuhnya pesawat di Australia. Pesawat tersebut berpenumpang 13 orang plus 2 kru.Pesawat itu jatuh di timurlaut Australia dan ditemukan pada 11 kilometer baratlaut di daerah terpencil dekat Sungai Lockhart di Semenanjung Cape York, sebelah utara Queensland, wilayah yang jarang penduduknya.Pesawat naas itu ditemukan oleh sebuah helikopter sekitar pukul 16.00 waktu setempat, atau selisih 4 jam setelah pesawat itu menghilang. Demikian dilaporkan ABC News, Sabtu (7/5/2005)."Menurut laporan dari lapangan, pesawat itu rusak berat. Berdasarkan kesaksian mata dari orang-orang yang berhasil mendekati bangkai pesawat, sepertinya tidak ada yang selamat," kata Koordinator Bencana Inspektur Polisi Michael Keating.Angin kencang dan hujan menjadi hambatan bagi tim penyelamat untuk mencapai lokasi kejadian. Keating berharap cuaca membaik agar lokasi musibah bisa segera dicapai."Beberapa helikopter tetap berada di lokasi agar bisa segera mengangkut korban sesegera mungkin. Tapi tentu saja kami tidak ingin membahayakan kesehatan dan keselamatan orang lain dalam menginvestigasi musibah ini," ujarnya.Keating menuturkan, pihaknya bekerja sama dengan perusahaan penerbangan untuk mengumumkan identitas para korban. Dia meyakini mayoritas penumpang berasal dari sebelah utara Queensland."Salah satu penumpang pesawat itu adalah seorang polisi yang sangat dikenal baik. Situasi tragis ini cukup menyulitkan kerja polisi di lokasi kejadian," katanya.Menurut Keating, pilot pesawat naas dilaporkan sempat berkomunikasi dengan pilot dari pesawat lainnya beberapa menit sebelum kecelakaan terjadi.
(sss/)










































