Kasasi Ditolak MA, La Nyalla Optimistis Hadapi Pilgub Jatim

Kasasi Ditolak MA, La Nyalla Optimistis Hadapi Pilgub Jatim

Rois Jajeli - detikNews
Jumat, 21 Jul 2017 03:30 WIB
Kasasi Ditolak MA, La Nyalla Optimistis Hadapi Pilgub Jatim
Foto: La Nyalla (Enggran Eko Budianto/detikcom)
Surabaya - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla M Mattalitti telah menjalani perkara kasus dana hibah kadin dan hingga diputus bebas serta kasasi permohonan jaksa ditolak Mahkamah Agung. La Nyalla yang sempat menjalani penjara 7 bulan itu optimistis menatap Pilgub Jatim 2018.

"Saya rasa, saya mendapatkan ujian dari Allah. Mudah-mudahan saya akan diberikan hadiah menjadi Gubernur Jawa Timur (2018-2023)," kata La Nyalla M Mattalitti di Graha Kadin Jatim, Jalan Bukit Darmo, Surabaya, Kamis (20/7/2017).

Menurut La Nyalla, putusan MA menolak kasasi permohonan jaksa itu bukan hanya hadiah awal dirinya maju sebagai Cagub Jatim. "Ini bukan kado awal. Ini hadiah dan pemberian sertifikat pada saat dilantik menjadi Gubernur Jawa Timur," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

La Nyalla ditetapkan tersangka oleh Kejati Jatim karena diduga terlibat dalam kasus dana hibah kadin. La Nyalla sempat mendekam di penjara selama tujuh bulan.

Kemudian, Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat memutuskan La Nyalla bebas karena tidak terbukti korupsi. Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Jatim tidak terima dengan keputusan tersebut hingga mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung.

MA menolak permohonan kasasi JPU. Perkara bernomor 765 K/PID.SUS/2017 itu diputus oleh tiga Hakim Agung yakni, Prof Dr Mohamad Asikin SH,. Dr Leopold Luhut Hutagalung, SH. Prof Dr Surya Jaya SH, MHum.

"Jadi, kalau mau jadi Gubernur Jawa Timur dipenjara dulu. Bung Karno jadi Presiden RI juga dipenjara dulu," ujar Nyalla.

Ia menambahkan, dirinya yakin diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Ia mencontohkan, Nabi Yusuf AS diangkat derajatnya setelah dipenjara selama 7 tahun.

"La Nyalla cukup 7 bulan saja (dipenjara). Keluar jadi Gubernur Jawa Timur. Insyallah," ujarnya.

Cari Cawagub Muda

La Nyalla optimistis dapat terpilih menjadi Gubernur Jatim di Pilgub Jatim. Untuk mencapai tujuannya itu, La Nyalla akan mencari pasangannya sebagai Wakil Gubernur dari kalangan muda.

"(Cawagub) dari anak muda. Di Jawa Timur ini yang bagus kalau nggak Mas Anas (Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas), ya Mas Emil (Bupati Trenggalek Emil Dardak). Itu saja," kata La Nyalla.

La Nyalla mengaku sudah berkomunikasi dengan Anas maupun Emil. Bahkan, pada 27 Juli 2018 mendatang, dirinya akan melantik pengurus Kadin Kabupaten Trenggalek.

"Keduanya sudah sering ketemu saya. Nanti tanggal 27 Juli, saya ketemu Mas Emil, kebetulan ada pelantikan kadin di Trenggalek. Bulan puasa kemarin sudah ketemu sama Mas Anas," katanya.

La Nyalla punya alasan mencari cawagub dari kalangan muda. Menurutnya, banyak pertimbangan sehingga dia ingin cawagub dari kalangan muda.

"Saya harus mencari anak muda. Kalau sama-sama tua, nanti kopontal-pontal (tergopoh-gopoh)," katanya.

"Salah satunya, saya suruh jaga kantor. Saya banyak ke lapangan. Saya mau tidur bersama-sama rakyat di daerah. Itu saja," jelasnya.

Menurut La Nyalla, dirinya sudah berkomunikasi dengan Partai Gerindra. PAN, serta PKS. Apa sinyal dari partai-partai tersebut?

"Insyaallah nyambung. Partai itu kan pasti mencari kadindat yang elektabilitasnya tinggi. Saya yakin, bakal punya elektabilitas tinggi," ujarnya.

(roi/idh)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads