Pengalihan Arus Simpang Matraman Efektif, RSCM-Salemba Lancar

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Kamis, 20 Jul 2017 18:23 WIB
Pengalihan arus di simpang Matraman berlangsung efektif, RSCM arah Salemba lancar (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)
Jakarta - Satuan Lalu Lintas Polda Metro Jaya melakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas di Simpang Matraman sejak pagi tadi. Pada sore hari ini pengalihan arus di Jalan Salemba Raya, Jakarta Pusat berjalan efektif.

Pantauan detikcom sekitar pukul 17.53 WIB di Jalan Pangeran Diponegoro arus lalu lintas berjalan ramai lancar. Tidak ada antrean kendaraan.

Di pertigaan RSCM lampu lalu lintas hanya menyala kuning. Sehingga tidak menimbulkan penumpukan kendaraan di Jalan Pangeran Diponegoro.

Pengalihan arus di simpang Matraman berlangsung efektif, RSCM arah Salemba lancarPengalihan arus di simpang Matraman berlangsung efektif, RSCM arah Salemba lancar (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)

"Ya begini-begini aja dari Proklamasi, ramai tapi lancar. Nggak seperti biasanya yang macet," kata seorang sopir mobil pikap, Kurnia saat ditemui di lokasi, Kamis (20/7/2017).

Kondisi lalu lintas menuju Matraman dari Jalan Salemba Raya terpantau kendaraan memanjang hingga depan Rumah Sakit St. Carolus. Meski demikian, masih banyak pengemudi yang kebingungan.

"Ya lihat saja sendiri, itu buktinya lancar tidak ada kepadatan. Cuma masih pada bingung, padahal kita sudah pasang itu plang arahnya," ujar salah satu petugas polisi saat sedang mengatur lalu lintas, di pertigaan RSCM.

Plang penunjuk arah dipasang untuk memudahkan penumpang di pengalihan arus di simpang MatramanPlang penunjuk arah dipasang untuk memudahkan penumpang di pengalihan arus di simpang Matraman (Foto: Cici Marlina Rahayu/detikcom)

Sebelumnya, Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Sutimin mengatakan uji coba pengalihan arus ini dilakukan secara situasional. Jika berhasil, pengalihan arus akan diterapkan secara efektif mulai Jumat (21/7) besok. Pengalihan arus akan dimulai pukul 06.00 WIB pagi.

"Setelah itu, besok pagi (21/7), kalau efektif kita mulai dari 06.00 WIB. Kita juga mulai sekarang kita sudah sosialisasikan kepada masyarakat," jelas Sutimin saat ditemui, Kamis (20/7) pagi. (cim/jbr)