"Karena kiai dan ulama, nilai-nilai kebangsaan kita selalu terjaga sampai hari ini. Kami di MPR selalu siap memfasilitasi, mendorong, dan bekerja sama dengan kiai dan ulama di pesantren," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulis dari MPR, Kamis (20/7/2017).
Hal ini disampaikan Zulkifli saat menyampaikan pidato kebangsaan di hadapan ribuan santri Pondok Pesantren Asshiddiqiyah III, Karawang, Jawa Barat, hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Zulkifli, Indonesia tidak mungkin merdeka kalau tidak ada peran santri dan pondok pesantren yang telah meletakkan dasar kokoh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy'ari menggelorakan Resolusi Jihad dan seruan Khubbul Wathon Minal Iman. Kemerdekaan direbut dengan pekik takbir kiai dan ulama," kata Ketua Umum PAN itu.
Di hadapan ribuan santri dan warga Nahdlatul Ulama Jawa Barat itu, Zulkifli kembali mengingatkan pentingnya menjaga persatuan umat Islam.
"Sementara kita meributkan hal yang tidak perlu diributkan, kekayaan alam habis dikuasai asing tanpa sisa. Ada yang senang kalau kita terus-terusan bertengkar," ucap dia.
Hasan Nuri menyambut baik seruan persatuan dari Zulkifli. "Ulama sudah mewariskan semangat cinta Tanah Air sebagian dari iman. Sekarang kita jaga semangat nasionalisme itu dengan persatuan umat Islam," kata Hasan Nuri. (nwy/ega)










































