DetikNews
Kamis 20 Juli 2017, 14:52 WIB

Awalnya 13, Kini Tersisa 3 Nama Anggota DPR di Vonis e-KTP

Rina Atriana - detikNews
Awalnya 13, Kini Tersisa 3 Nama Anggota DPR di Vonis e-KTP Sidang vonis e-KTP. (Rina Atriana-detikcom)
FOKUS BERITA: Sidang Lanjutan e-KTP
Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta sudah membacakan vonis untuk dua terdakwa kasus korupsi e-KTP, Irman dan Sugiharto. Dalam vonis itu, hanya ada 3 nama anggota DPR yang diduga menerima duit haram korupsi e-KTP.

Dari 38 pihak yang diduga menerima duit e-KTP di tuntutan jaksa, tersisa 19 pihak yang masih disebut hakim dalam vonis. Sebagian besar nama yang menghilang merupakan anggota DPR aktif, ataupun eks anggota DPR.


Dalam vonis hakim, tercatat tak ada nama Gamawan Fauzi, Anas Urbaningrum, Ganjar Pranowo, Yasonna Laoly, Marzuki Alie dan sejumlah nama besar lain. Nama anggota DPR yang masih masuk dalam vonis hakim diduga menerima duit e-KTP yaitu Ade Komarudin (Golkar), Markus Nari (Golkar), dan Miryam S Haryani. Dua nama yang disebut terakhir sudah berstatus tersangka di KPK.

Selengkapnya, berikut daftar nama anggota DPR yang awalnya ada di tuntutan lalu menghilang di vonis (nama anggota DPR di-bold):

Daftar nama yang diduga menerima duit haram e-KTP di tuntutan:

1. Gamawan Fauzi USD 4,5 juta dan Rp 50 juta
2. Diah Anggraini USD 2,7 juta dan Rp 22,5 juta
3. Drajat Wisnu Setyawan USD 615 ribu dan Rp 25 juta
4. 6 orang anggota panitia lelang masing-masing USD 50 ribu
5. Husni Fahmi USD 150 ribu dan Rp 30 juta
6. Anas Urbaningrum USD 5,5 juta
7. Melcias Marchus Mekeng USD 1,4 juta (DPR)
8. Olly Dondokambey USD 1,2 juta (DPR)
9. Tamsil Lindrung USD 700 ribu (DPR)
10. Mirwan Amir USD 1,2 juta
11. Arief Wibowo USD 108 ribu (DPR)
12. Chaeruman Harahap USD 584 ribu dan Rp 26 miliar
13. Ganjar Pranowo USD 520 ribu
14. Agun Gunandjar Sudarsa selaku anggota Komisi II dan Banggar DPR USD 1,047 juta (DPR)
15. Mustoko Weni USD 408 ribu
16. Ignatius Mulyono USD 258 ribu
17. Taufik Effendi USD 103 ribu
18. Teguh Djuwarno USD 167 ribu (DPR)
19. Miryam S Haryani USD 23 ribu (DPR)
20. Rindoko, Nu'man Abdul Hakim, Abdul Malik Haramaen (DPR), Jamal Aziz dan Jazuli Juwaini (DPR) selaku Kapoksi pada Komisi II DPR masing-masing USD 37 ribu
21. Markus Nari Rp 4 miliar dan USD 13 ribu (DPR)
22. Yasonna Laoly USD 84 ribu
23. Khatibul Umam Wiranu USD 400 ribu (DPR)
24. M Jafar Hafsah USD 100 ribu
25. Ade Komarudin USD 100 ribu (DPR)
26. Abraham Mose, Agus Iswanto, Andra Agusalam, dan Darma Mapangara selaku direksi PT LEN Industri masing-masing Rp 1 miliar
27. Wahyudin Bagenda selaku Direktur Utama PT LEN Industri Rp 2 miliar
28. Marzuki Ali Rp 20 miliar
29. Johanes Marliem USD 14,880 juta dan Rp 25.242.546.892
30. 37 anggota Komisi II lainnya seluruhnya berjumlah USD 556 ribu, masing-masing mendapatkan uang berkisar antara USD 13 ribu sampai dengan USD 18 ribu (DPR)
31. Beberapa anggota tim Fatmawati yaitu Jimmy Iskandar Tedjasusila alias Bobby, Eko Purwoko, Andi Noor, Wahyu Setyo, Benny Akhir, Dudi, dan Kurniawan masing-masing Rp 60 juta
32. Mahmud Toha sejumlah Rp 3 juta
32. Manajemen bersama konsorsium PNRI Rp 137.989.835.260
33. Perum PNRI Rp 107.710.849.102
34. PT Sandipala Artha Putra Rp 145.851.156.022
35. PT Mega Lestari Unggul yang merupakan holding company PT Sandipala Artha Putra Rp 148.863.947.122
36. PT LEN Industri Rp 20.925.163.862
37. PT Sucofindo Rp 8.231.289.362
38. PT Quadra Solution Rp 127.320.213.798,36

Daftar nama yang diduga menerima duit haram e-KTP di vonis hakim:

1. Miryam S Haryani sebesar USD 1,2 juta
2. Diah Anggraeni sebesar USD 500 ribu
3. Markus Nari USD 400 ribu atau Rp 4 miliar
4. Ade Komarudin USD 100 ribu
5. Hotma Sitompul USD 400 ribu
6. Husni Fahmi USD 20 ribu dan Rp 30 juta
7. Drajad Wisnu Setyawan USD 40 ribu dan Rp 25 juta
8. Enam orang anggota panitia lelang masing masing 10 juta
9. Beberapa anggota tim Fatmawati masing masing Rp 60 juta
10. Manajemen bersama konsorsium PNRI 137,989 miliar
11. Perum PNRI Rp 107.710.849.102
15. PT Sandipala Arthaputra Rp 145.851.156.022
16. PT Mega Lestari Unggul Rp 148.863.947.122
17. PT Len industri Rp 3.415.477.799
18. PT Sucofindo Rp 8.231.289.362
19. PT Quadra Solution Rp 79 miliar
(tor/fdn)
FOKUS BERITA: Sidang Lanjutan e-KTP
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed