PDIP dan PAN Lagi-lagi Bentrok Pendapat di RUU Pemilu

PDIP dan PAN Lagi-lagi Bentrok Pendapat di RUU Pemilu

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 20 Jul 2017 12:41 WIB
PDIP dan PAN Lagi-lagi Bentrok Pendapat di RUU Pemilu
Rapat Paripurna RUU Pemilu (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - PDIP, yang merupakan bagian dari koalisi pemerintah, meminta pengambilan keputusan RUU Pemilu langsung dilakukan secara voting. Namun PAN berbeda sikap dengan meminta RUU Pemilu diputuskan secara musyawarah saja.

Keinginan PDIP untuk voting RUU Pemilu disampaikan anggota Fraksi PDIP, Aria Bima, saat interupsi paripurna. Keinginan yang sama disampaikan NasDem.

"Kami mengusulkan untuk menindaklanjuti rapat berupa pandangan fraksi, mekanisme pengambilan keputusan, apakah musyawarah mufakat, lobi-lobi waktu terbatas dan/atau mekanisme suara terbanyak dengan terbuka!" kata anggota F-NasDem, Johnny G Plate, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Demokrat pun kemudian mendesak forum rapat paripurna segera dilanjutkan ke agenda mendengarkan pandangan 10 fraksi atas lima isu krusial RUU Pemilu. Jika mesti voting, Demokrat ingin dilakukan secara tertutup.

"Saya menginginkan forum rapat dibacakan pandangan resmi 10 fraksi. Kedua, saya mengimbau kalau voting tertutup," kata anggota F-PD, Erma Suryani.

PAN lalu menyampaikan pandangan. Sekretaris F-PAN Yandri Susanto ingin semua pihak mengedepankan musyawarah dalam mengambil keputusan.

"F-PAN mengusulkan secara konkret terhadap pandangan tadi masih ada perbedaan, kami usulkan lobi-lobi antarpimpinan dan pimpinan fraksi, termasuk pemerintah. Kami usulkan langsung kita skors sidang diberi ruang," tutur Yandri.

"Jika ada perbedaan, ini hak anggota. Anggota jangan dibatasi, mungkin ada ide cerdas. Kami minta lobi-lobi untuk mengarah ke musyawarah mufakat," kata Yandri.

(gbr/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads