detikNews
Kamis 20 Juli 2017, 06:50 WIB

Hoax Or Not

Beredar Broadcast WhatsApp hingga Facebook Bakal Dipantau, Apa Iya?

Niken Purnamasari - detikNews
Beredar Broadcast WhatsApp hingga Facebook Bakal Dipantau, Apa Iya? Foto: Mindra Purnomo/detikcom
Jakarta - Beredar pesan broadcast di WhatsApp, pesan maupun panggilan yang dikirimkan melalui aplikasi tersebut akan dipantau. Tak cuma WhatsApp, dalam broadcast itu juga diingatkan agar kini masyarakat berhati-hati dalam menyebarkan pesan terkait politik hingga pemerintahan di media sosial. Benarkah?

Isu


Mulai besok dan seterusnya ada peraturan komunikasi baru.

Semua panggilan dicatat

Semua rekaman panggilan telepon tersimpan

WhatsApp dipantau

Twitter dipantau

Facebook dipantau

Semua media sosial dan forum dimonitor

Informasikan kepada mereka yang tidak tahu.

Perangkat Anda terhubung ke sistem pelayanan.

Berhati-hatilah untuk tidak mengirimkan pesan yang tidak perlu

Beritahu anak-anak Anda, Kerabat dan teman tentang ini untuk diurus

* Jangan teruskan tulisan atau video dll, Anda akan menerima mengenai situasi politik / sekarang tentang Pemerintahan / PM, dll. *

Polisi telah mengeluarkan pemberitahuan yang disebut .. Kejahatan Cargo ... dan tindakan akan dilakukan ... hapus saja ...

Menginformasikan teman anda dan orang lain juga.

Menulis atau meneruskan pesan apapun pada setiap perdebatan politik dan agama sekarang merupakan pelanggaran ... penangkapan tanpa surat perintah ...

Ini sangat serius, plz biarkan diketahui semua kelompok dan anggota individu kami sebagai grup admin bisa dalam masalah besar.


Berhati-hatilah untuk tidak mengirimkan pesan yang tidak perlu.
Beritahu semua orang tentang ini untuk berhati-hati.

Tolong bagikan; Itu sangat benar Grup admin mohon berhati-hati....


Investigasi

detikcom melakukan konfirmasi kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) terkait sebaran boradcast tersebut. Plt Kepala Biro Humas Kominfo Noor Iza mengatakan bahwa pesan tersebut adalah hoax alias kabar bohong.

"Jelas hoax itu. Tulisan tersebut adalah hoax," ujar Noor Iza kepada detikcom, Kamis (20/7/2017).

Noor menjelaskan, pemerintah telah memiliki aturan tersendiri soal penyampaian informasi melalui media sosial. Aturan tersebut terdapat pada UU ITE ( Informasi dan Transaksi Elektronik).

"Kalau konten negatif sudah ada aturan. Perbuatan yang dilarang Pasal 27 sampai dengan Pasal 37 UU Nomor 1 Tahun 2008 tentang ITE," jelasnya.


Kesimpulan

Kabar tentang pemantauan pesan di WhatsApp maupun media sosial merupakan hoax.
(nkn/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed