Dilansir dari BBC, Perempuan ini ditangkap setelah video ia berjalan-jalan tanpa menggunakan pakaian longgar abaya, melainkan atasan pendek dan rok mini, beredar di internet. Video tersebut memancing perdebatan di negara muslim yang menerapkan aturan berbusana ultrakonservatif bagi wanita. Perempuan ini mengaku tidak tahu-menahu videonya terunggah ke internet.
Sebelumnya wanita ini diketahui berjalan-jalan di situs bersejarah di Desa Warisan Ushayqir, Provinsi Najd, sekitar 155 km ke arah utara dari ibu kota Riyadh.
Padahal daerah ini dikenal sebagai salah satu kawasan konservatif. Diketahui, akun Snap bernama 'Model Khulood' merupakan pihak yang mengunggah pertama video ini sekitar akhir pekan lalu.
Perdebatan sengit yang berlangsung, salah satunya menginginkan perempuan ini diadili karena melanggar aturan berpakaian yang ketat di negara konservatif. Sebagian lainnya memuji keberanian perempuan tersebut dan menyebutnya berhak mengenakan pakaian apa saja. (nif/nkn)











































