Bebas, Andi Mallarangeng: Tantangan Kembali ke Publik Lebih Besar

Dony Indra Ramadhan - detikNews
Rabu, 19 Jul 2017 21:27 WIB
Andi Mallarangeng (Dony Indra/detikcom)
Bandung - Andi Mallarangeng bebas setelah menjalani masa cuti menjelang bebas (CMB). Andi pun mendatangi Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I-A Bandung untuk mengambil berkas pernyataan pengakhiran masa CMB.

Andi datang ke kantor Bapas Bandung di Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Jawa Barat (Jabar), Rabu (19/7/2017) malam, sekitar pukul 20.40 WIB. Andi, yang datang mengenakan kemeja batik berwarna ungu, langsung masuk ke kantor Bapas Bandung.

Selama beberapa menit eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu berada di dalam kantor Bapas. Setelah selesai, Andi, yang didampingi istrinya, keluar dengan menggenggam sebuah amplop berupa surat pernyataannya pengakhiran masa CMB. Andi terus tersenyum saat keluar dari kantor Bapas Bandung.

"Alhamdulillah, hari ini sudah mendapat surat pengakhiran masa CMB selama 3 bulan. Dengan demikian, sejak hari ini saya bebas murni setelah menjalani 4 tahun penjara dan memulai hidup baru sebagai masyarakat biasa," ucap Andi kepada wartawan.

Andi mengaku banyak pelajaran berharga selama menjalani masa hukuman di Lapas Sukamiskin. Selama di dalam, Andi mengaku terus mendapat bimbingan dari pihak lapas.

"Banyak pembinaan dari lapas, baik itu pembinaan kerohanian maupun aktivitas lainnya. Saya juga lebih meningkatkan diri kepada Allah dan banyak hal lagi yang kita dapatkan. Tentu saja itu persiapan untuk menjadi manusia yang lebih baik," tuturnya.

Berstatus bebas murni, kata Andi, bukan berarti bebas dari segala hal. Ia menyebut tantangan besar menanti dirinya setelah bebas dari penjara.

"Sekarang tantangan lebih besar kembali ke masyarakat dan menjadi lebih baik," katanya.

Andi dinyatakan bebas murni setelah selesai menjalani CMB. Berdasarkan aturan, setelah menjalani CMB, Andi dinyatakan bebas murni.

"Hari ini Saudara Andi selesai menjalani cuti menjelang bebas, sehingga dia menjadi warga yang bebas," ucap pembimbing Kemasyarakatan Bapas Kelas I-A Bandung, Budiana, saat dikonfirmasi wartawan via telepon, Rabu (19/7/2017) siang.

Budiana menuturkan Andi sudah menjalani masa CMB selama 3 bulan terhitung sejak April 2017. Selama menjalani masa CMB, kata dia, Andi mendapat pemantauan langsung dari pihak Bapas Bandung.

"Selama cuti, Andi menunjukkan sikap yang baik. Yang bersangkutan selalu disiplin. Laporan ke Bapas dua minggu sekali sebagai syarat juga ditaati. Dia juga melaporkan aktivitas-aktivitasnya di mana hal-hal yang tidak boleh dilakukan bisa dipenuhi, misalnya tidak boleh ke luar negeri, ya beliau ikuti," tuturnya.

Andi divonis hukuman pidana penjara selama 4 tahun oleh pengadilan tingkat pertama. Putusan itu dikuatkan di tingkat banding dan tingkat kasasi. Selain itu, Andi dihukum denda Rp 200 juta. (dhn/fdn)