Ditemui Kader, JK Pesan Golkar Tak Reaktif Hadapi Status Novanto

Ditemui Kader, JK Pesan Golkar Tak Reaktif Hadapi Status Novanto

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Rabu, 19 Jul 2017 20:09 WIB
Ditemui Kader, JK Pesan Golkar Tak Reaktif Hadapi Status Novanto
Korbid Polhukam DPP Golkar Yorrys Raweyai (Fida/detikcom)
Jakarta - Korbid Polhukam DPP Golkar Yorrys Raweyai menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk membicarakan soal Ketum Golkar Setya Novanto yang jadi tersangka kasus e-KTP. Menurut Yorrys, JK berpesan agar Golkar tidak reaktif dalam menghadapi status hukum Novanto.

Pertemuan dilakukan di kediaman JK di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/2017). Yorrys mengaku telah merencanakan pertemuan tersebut setelah bertemu dengan Setya Novanto pagi tadi.

"Dalam situasi ini, saya selaku Korbid Polhukam Golkar tadi pagi pukul 09.00 WIB ketemu dengan Ketua Umum. Saya menyampaikan persoalan ini, beliau pun memberikan respons bahwa saya minta waktu ke Pak JK selaku senior," kata Yorrys di kediaman JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yorrys mengaku mendapat pesan untuk menghadapi persoalan terkait status tersangka Novanto dengan kepala dingin. Dia mengatakan persoalan tersebut dapat berimplikasi pada elektabilitas Golkar secara nasional.

"Beliau hanya pesan bahwa kondisi ini tidak bisa kita reaktif dalam menyelesaikan persoalan. Sebab, ini akan memberikan implikasi secara nasional," tuturnya.

Kepada JK, Yorrys juga mendiskusikan opsi yang harus diambil dalam menyelesaikan polemik status tersangka Novanto. Menurut Yorrys, Golkar belum mengambil langkah untuk menghadapi masalah tersebut.

"Apakah pleno nanti, apakah kita menentukan semua tingkat satu dan tingkat dua. Forumnya bagaimana, tadi beliau cuma berpesan sementara ini kita coba untuk konsolidasi dulu," ujarnya.

Melalui Yorrys, JK meminta Golkar tetap fokus menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pileg 2019. Pihaknya berharap soliditas partai tetap terjaga.

"Yang penting bagaimana partai harus tetap eksis, dalam mengikuti proses-proses politik yang berjalan sekarang. Terutama terhadap pilkada kemudian nanti, verifikasi faktual, dan proses pencalegan dan lain sebagainya," sebutnya.

Yorrys juga meminta kader Golkar tidak lagi menambah polemik dengan memperdebatkan status tersangka dari Novanto. Kader harus tetap fokus untuk mencapai target yang dicita-citakan.

"Kemudian langkah-langkah strategis apa yang harus diambil. Kita jangan lagi mempersoalkan hal-hal hukum yang sudah terjadi selama ini. Karena itu bukan solusi yang kita cari," ujarnya.

"Karena sudah terjadi dan sudah ditetapkan. Sekarang apa langkah-langkah politik, strategi politik dalam rangka biar partai partai tetap eksis mencapai hasil-hasil yang kita sepakati bersama pada 2016. Itu tadi pesan-pesan beliau," paparnya. (fdu/idh)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads