Demo Mubarak, 200 Anggota Grup Islam Terlarang Ditangkap

Demo Mubarak, 200 Anggota Grup Islam Terlarang Ditangkap

- detikNews
Sabtu, 07 Mei 2005 12:11 WIB
Jakarta - Polisi Mesir menangkap 200 orang anggota Persaudaraan Muslim yang melakukan demo nasional menuntut reformasi politik terhadap pemerintahan Presiden Husni Mubarak. 4 Orang pimpinan kelompok terlarang itu termasuk yang ditangkap.Aksi yang diikuti lebih 10.000 orang di berbagai kota di Mesir, Jumat (6/5/2005), adalah yang kedua minggu ini. Seorang demonstran diduga tewas dan 30 polisi terluka dalam kerusuhan yang terjadi usai polisi menembakkan gas air mata untuk menghalau pendemo."Mereka ditahan karena menolak membubarkan diri. Aksi para demonstran dilakukan dengan cara yang menganggu keamanan," kata pejabat kementerian dalam negeri Mesir, seperti dilansir Associated Press, Sabtu (7/5/2005).Demo besar-besaran ini menjadi tantangan bagi Mubarak dalam pemilu presiden tahun ini, meski ia telah menyatakan berencana mundur dari pencalonannya. Saingannya dari partai oposisi al-Ghad, Ayman Nour berpotensi menggantikannya.Sejak demo Rabu (4/5/2005) lalu diperkirakan 2.000 orang anggota Persaudaraan Muslim ditangkap. Empat pimpinan yang ditahan, yaitu Essam el-Erian, Omar Darrag, Hamdi Shaheen dan Mohammed Assabchi.Persaudaraan Muslim dicap sebagai kelompok terlarang sejak tahun 1954. Meski pemerintah melarang kegiatan-kegiatannya, gerakan oposisi terbesar di Mesir ini menguasai 15 kursi parlemen yang dipilih secara independen.Tahun ini akan menjadi pemilu pertama yang diikuti lebih dari satu kandidat presiden, setelah Mubarak yang telah memimpin Mesir selama 24 tahun, secara mengejutkan menyatakan mengubah konstitusi untuk mengizinkan pemilihan presiden yang lebih terbuka. (fab/)


Berita Terkait