Rakyat Belanda Negatif pada AS

Jelang Kunjungan Bush

Rakyat Belanda Negatif pada AS

- detikNews
Sabtu, 07 Mei 2005 11:40 WIB
Den Haag - Mayoritas rakyat Belanda berpendapat negatif terhadap AS. Sebanyak 56 persen menilai AS sebagai ancaman bagi perdamaian dunia, 70 persen berpendapat Uni Eropa (UE) perlu mengimbangi AS.Hal itu terungkap dari angket yang dilakukan TNS NIPO atas permintaan RTL Nieuws, yang dipublikasikan pada 6/5/2005 jam 20.33 atau Sabtu, 7/5/2005 jam 01.33 WIB, menjelang kunjungan Bush ke Belanda. NIPO, kini menjadi TNS NIPO, adalah biro riset terkemuka di Negeri Kincir Angin itu sejak 1945, spesialis di bidang riset pasar, analisa pasar dan opini. Biro ini kini memiliki jaringan cabang di 70 negara.Dari angket TNS NIPO itu juga ditunjukkan bahwa sebanyak 64 persen berpendapat sikap AS terhadap negara-negara lain sangat menakutkan, 71 persen menilai bahwa isyu ancaman terorisme merupakan kepentingan AS sendiri yang dibesar-besarkan, 68 persen berpendapat bahwa pemerintah Belanda berlaku seperti anjing piaraan AS.Lebih dari separuh, yakni 58 persen berpendapat bahwa AS bukan sahabat dan bukan sekutu yang baik bagi Belanda, 51 persen berpendapat bahwa seharusnya Belanda tidak ikut mengirim pasukan militer ke Irak, 79 persen berpendapat AS menekan negara-negara untuk dan tetap menjadi sekutunya.Kemudian 62 persen berpendapat AS silakan berada di ujung depan dalam memerangi terorisme. Mengenai pertanyaan apakah kebebasan dan demokrasi Belanda berkat jasa AS, suara responden terbelah imbang 49 persen setuju, 49 tidak setuju, dan 2 persen tidak berpendapat.Angket tersebut dibuat berkenaan dengan kunjungan Bush ke Belanda yang dijadwalkan tiba hari ini dengan pesawat kepresidenan Air Force One. Esoknya, Minggu 8/5/2005, Bush akan menghadiri upacara V-E Day (Victory in Europe Day) ke-60, di Pemakaman Militer Amerika, Margraten, provinsi Limburg (Belanda Selatan). Sekitar 8.000 tentara AS gugur dalam operasi pembebasan Belanda dari pendudukan Nazi Jerman.Kunjungan Bush tersebut merupakan rangkaian dari lawatan singkat bertema 'Demokrasi Dulu dan Kini' ke 4 negara Eropa, yakni Letland, Belanda, Rusia, dan Georgia. Di Rusia Bush akan ikut menghadiri upacara memperingati PD II di Lapangan Merah, Moskou, 9/5/2005. (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads