"Kita hormati hak konstitusional hak orang untuk maju dalam Pilgub Jatim. Kita selalu mengusung calon yang memang melakukan analisa dan lain sebagainya," kata Maman di gedung DPR, Senayan, Jakpus, Rabu (19/7/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini politik, kita tentukan sikap PKB mendukung Gus Ipul. Ketum kami (Muhaimin Iskandar/Cak Imin) tak pernah, dalam tanda kutip, melarang seseorang maju. Beliau mempersilakan siapa pun maju," kata Maman.
"Bukan hanya Khofifah, siapa pun berhak maju. Soal PKB memilih Saiful, itu hak lain," ucapnya.
Sebelumnya, Cak Imin menanggapi manuver Khofifah. Dia mengaku hanya memberikan imbauan untuk Khofifah. Tujuannya agar semua kader PKB dan NU bersatu memenangkan kandidat yang sudah direstui para kiai, yakni Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
"Saya tidak meminta, tapi menyarankan semua NU bersatu untuk Saiful (Gus Ipul). Kalau ada yang maju, itu hak individu, nggak melarang, itu hanya imbauan supaya tetap bersatu," kata Cak Imin kepada wartawan di Kompleks MPR/DPR, Selasa (18/7). (dkp/imk)











































