DetikNews
Rabu 19 Juli 2017, 07:09 WIB

Disdik DKI Buat Surat Agar Pelaku Bully Diterima di Sekolah Lain

Ray Jordan - detikNews
Disdik DKI Buat Surat Agar Pelaku Bully Diterima di Sekolah Lain Foto: Thinkstock
Jakarta - Sembilan orang pelajar SMP pelaku bully di Thamrin City, Jakarta, dikeluarkan dari sekolah dan dikembalikan ke orang tua. Kepala Dinas Pendidikan DKI Sopan Andrianto menegaskan, meski dipulangkan ke orang tua, pelaku bully tersebut tetap berhak mendapatkan pendidikan yang layak.

"Kita nggak boleh memutuskan hak anak untuk mendapatkan pendidkan," kata Sopan saat berbincang dengan detikcom, Selasa (18/7/2017).

Untuk itu, lanjut Sopan, pihaknya akan membuat surat pengantar bagi para pelaku bully tersebut agar mereka bisa diterima belajar di skeolah lain. Sekolah yang dituju tidak boleh menolaknya.

"Kami akan buat pengantar surat mau sekolah di mana mereka. Bahkan kita imbau ke sekolah harus bisa menerima, jangan ditolak. Supaya di tempat baru nanti mereka bisa menciptakan suasana baru, bagaimana supaya kesalahan yang pernah dibuat tidak terulang. Tercipta komunikasi yang baru, teman yang baru, dan lain-lain," jelas Sopan.

Meski bisa bersekolah di tempat lain, Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang pernah mereka miliki dan dicabut karena kasus itu, tidak bisa dikembalikan. Ini merupakan konsekuensi dari perbuatan yang telah dilakukan.

"Kalau untuk KJP, di Peraturan Gubernur sudah tercantum kalau memang pelaku tawuran, narkoba dan lain-lain yang dikategorikan melanggar, akan dicabut. Jadi tetap dicabut," katanya.

"Tapi saya tegaskan, hak mereka untuk mendapatkan pendikan tidak boleh putus," tambah Sopan.

Sopan juga meluruskan kenapa kesembilan orang pelaku bully tersebut dikeluarkan dari sekolah. Sopan mengatakan hal itu agar menjadi instropeksi bagi siswa, sekolah dan orang tua.

"Jadi sebenarnya bukan dikeluarkan, tapi dikembalikan ke orang tua. Orang tua silakan memilih ke sekolah yang lain.. Ini dalam rangka supaya peserta didik siapaun di sekolah manapun harus sejak dini, sejak awal, pra-MPLS, MPLS harus patuhi peraturan di sekolah," katanya.


(jor/aik)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed