"Memang ini butuh penjelasan kepada masyarakat, kepada umat, supaya tak ada yang menyalahpahami. Sebab, mereka ada protes, gejolak, karena mungkin mereka tak paham dengan itu," kata pimpinan ponpes Miftahul Jihad, Thamrin, seusai pertemuan di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2017).
Di Sulawesi, kata Thamrin, sejauh ini belum ada gejolak menyusul terbitnya perppu itu. Tetapi dia dan para ulama lainnya merasa berkepentingan untuk mengklarifikasi hal itu kepada Presiden Jokowi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan ini sendiri sebetulnya menyambung yang sudah ada di Makassar sebelumnya. Mereka diundang oleh Istana sejak tiga hari lalu.
"Jadi hari ini beliau tepati janjinya," pungkas Thamrin. (bag/jor)











































