DetikNews
Selasa 18 Juli 2017, 19:31 WIB

Marak Aksi Bullying, Sandiaga: Harus Ada Tindakan Tegas ke Pelaku

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Marak Aksi Bullying, Sandiaga: Harus Ada Tindakan Tegas ke Pelaku Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta - Wakil gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno menyayangkan aksi bullying yang marak terjadi. Sandiaga mengatakan diperlukan ketegasan dari pemerintah dan sekolah untuk mengatasi hal tersebut.

"Akar permasalahannya itu leadership, dan sekolah itu ada strict and courage. Harus ada reward and punishment, dan untuk yang mem-bully itu ada satu tindakan yang tegas. Jadi harus ada ketegasan," kata Sandiaga di Energy Building, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/7/2017).

Sandiaga juga menilai, dalam mengatasi hal itu, tidak hanya dibutuhkan ketegasan hukum, namun juga harus diperhatikan aspek sosial. Dia memuji pasangannya dalam Pilgub DKI lalu, Anies Baswedan, yang dinilai telah berhasil dalam menangani kasus bullying.

"Waktu Pak Anies jadi menteri, bukan hanya aspek hukumnya yang dilihat, tapi juga aspek dari segi bagaimana secara sosial. Mereka bisa disentuh dan diberi kegiatan yang positif ke depan," ujarnya.

Sandiaga mengaku akan mengkaji pencabutan KJP bagi siswa pelaku bullying. Dia masih mempertimbangkan efektivitas hal tersebut untuk mengaplikasikannya bila memimpin nanti.

"(Pencabutan KJP) itu perlu dilihat dan dikaji. Karena yang efektif yang harus seperti apa, orang tuanya juga harus diajak bicara juga. Lingkungannya juga harus ditata. Pak Anies punya pendekatan sendiri sewaktu dia menjadi menteri. Saya perlu melihat aplikasinya di Jakarta," paparnya.

Sebelumnya diberitakan marak tersebar video bullying yang dilakukan terhadap siswa SD di Thamrin City. Selain itu, juga tersebar video mahasiswa yang di-bully di kampus Gunadarma, Depok.
(fdu/nkn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed