Dedi Mulyadi: Tak Elok Saat Novanto Kena Musibah Bicara Munaslub

Dedi Mulyadi: Tak Elok Saat Novanto Kena Musibah Bicara Munaslub

Mukhlis Dinillah - detikNews
Selasa, 18 Jul 2017 18:55 WIB
Dedi Mulyadi: Tak Elok Saat Novanto Kena Musibah Bicara Munaslub
Foto: dok. Istimewa
Bandung - Ketua DPR sekaligus Ketum Partai Golkar Setya Novanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK terkait kasus korupsi e-KTP. Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tandjung langsung menyuarakan perlunya kepemimpinan baru di Partai Beringin. Desakan agar Golkar menggelar munaslub pun muncul.

Ketua DPD Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menganggap apa yang kini dialami oleh Novanto adalah sebuah musibah. Sehingga tak elok menyinggung soal munaslub. Dia pun mengajak seluruh kader partai memberikan support kepada Novanto.

"Tidak elok pada saat Setnov mendapat musibah kemudian kita membicarakan munaslub. Sebaiknya yang dilakukan kita saat ini memberikan support, agar Setnov memiliki spirit dalam menghadapi musibah ini," kata Dedi saat dihubungi via telepon, Selasa (18/7/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dedi menyebut saat ini sebaiknya kader partai melakukan konsolidasi mempersiapkan Pilkada Serentak 2018. Pihaknya, sambung dia, masih menunggu instruksi dari DPP Partai Golkar terkait langkah selanjutnya menentukan nasib Setnov.

"Pembicaraan berbagai hal dalam kepemimpinan partai itu dilakukan nanti saja setelah situasi dan suasana dalam keadaan tenang," tutur Bupati Purwakarta ini.

Menurutnya, kasus yang menjerat pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu tidak akan mempengaruhi kinerja partai, khususnya menghadapi Pilkada Serentak 2018. Sebab, Partai Golkar bisa menghadapi situasi sulit.

"Golkar kan partai yang dewasa, yang sudah terlatih dalam menghadapi situasi sulit. Kita pasti bisa mencari solusi, sesuai mekanisme organisasi yang dimiliki, menyelesaikan problem," jelas dia. (err/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads