Depkes Anggarkan Rp 8,45 Miliar Antisipasi Virus Polio
Jumat, 06 Mei 2005 17:40 WIB
Jakarta - Merebaknya virus polio di Jawa Barat, membuat Departemen Kesehatan kerja ekstra dengan menyelenggarakan imunisasi massal di tiga provinsi. Dana yang dikucurkan Rp 8,45 miliar. Imunisasi dan vaksinasi massal polio akan dilaksanakan di tiga provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten pada 31 Mei 2005 dan 28 Juni 2005. Hal ini disampaikan Dirjen Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Umar Fahmi Achmadi di Departemen Kesehatan, Jakarta, Jumat (6/5/2005)."Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk pelaksanaan imunisasi dan vaksin ini, menkes dan depkes menganggarkan dana Rp 8,45 miliar untuk kebutuhan logistik vaksin biofarma. Dana ini akan diambilkan dari APBN. Dana operasional berasal dari dana bantuan WHO sebesar Rp 9 miliar," ungkap Umar. Dalam program imunisasi massal, kata dia, sebanyak 5,2 juta anak yang akan divaksinasi. Data anak di seluruh Indonesia yang membutuhkan vaksinasi polio sekitar 44 juta.Menurut Umar, virus polio yang melanda 4 desa di Kabupaten Sukabumi karena mobilitas penduduk setempat sangat tinggi. Terbukti, banyak warga daerah tersebut yang bekerja di luar negeri menjadi TKI dan TKW. Selain itu, lanjutnya, daerah yang terjangkit virus itu merupakan daerah kumuh."Masyarakatnya masih mencuci dan buang besar di tempat yang sama. Virus yang masuk ke Indonesia di Sukabumi ini merupakan virus yang identik dengan virus yang beredar di daerah jazirah Arab akhir tahun 2004. Ini virus import, bukan virus indigenous," papar dia.
(atq/)











































